Ir. Sukur Nababan


Ir. Sukur Nababan. Dilahirkan di daerah Sumatera Utara, berjibaku di

Ir. Sukur Nababan

Metropolitan bertemu dengan beragam kultur dan budaya, membuat saya tahu bahwa kebhinekaan adalah suatu yang mutlak, Nasionalis. Saya hanya ingin mengabdikan sisa hidup saya untuk rakyat, bersama rakyat kita bangun negeri. Ir. Sukur Nababan, Caleg PDIP untuk DPR RI daerah Pemilihan Bekasi Depok. Mohon Doa Restu.

Sebelumnya saya tidak pernah tahu apa itu Politik. Sepanjang hidup saya habiskan untuk bekerja dan membangun imperium bisnis. Dulu saya beranggapan bahwa politik adalah sesuatu yang penuh dengan kecurangan dan tidak mengenal belas kasihan. Tapi semuanya berubah, ketika saya mulai menyadari ketika saya sering berkunjung ke daerah pelosok-pelosok Nusantara, di ceruk-ceruknya saya jumpai kenyataan yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan. Sekumpulan Manusia yang hidup jauh dari jangkauan kesejahteraan.

Disisi lain, idelogi sebuah kelompok seakan menghalalkan penindasan dan penistaan kelompok lainnya. Aku terpana dengan segala carut marut wajah negeriku. Yang lebih mengiris hati, saya ternyata abai dengan kondisi dimana tempat saya tinggal, Kota Bekasi.

Pilkada Kota Bekasi 2008, adalah titik dimana saya mulai bersentuhan dengan ranah politik. Adalah seorang calon Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad, menawarkan sebuah konsep politik kekuasaan yang berlandasan pada falsafah memperjuangkan nasib rakyatnya. Bahwa kebutuhan mendasar bagi masyarakat Kota Bekasi adalah aspek pendidikan dan kesehatan. Mochtar menawarkan Pendidikan dan Kesehatan pendidikan gratis manakala ia terpilih kelak.

Saya juga dibuat terpana dengan ide tentang rumusan Bhineka Tunggal Ika yang dengan menjadikan Bekasi sebagai miniaturnya. Keberagaman harus dijaga, perbedaan mesti dirawat untuk menjadi modal dasar membangun negeri, setidaknya dimulai dari Kota Bekasi.Dan bersama-sama kami berjuang untuk memenangkan Pilkada Kota Bekasi, Puji Tuhan Mochtar terpilih menjadi Walikota Bekasi periode 2008-2013.

Semenjak itu, persentuhan saya dengan Mochtar semakin intens.Dari situ saya mulai memahami aspek perjuangan politik memiliki peran yang sangat signifikan untuk merubah sistem keindonesiaan menuju masyarakat yang dicita-citakan. Gayung bersambut, Mochtar seolah membaca perubahan cara pandang saya terhadap politik, dan menawarkan sebuah ruang perjuangan untuk saya geluti, yaitu menjadi calon anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok. Setelah saya renungi dan mempertimbangkan matang-matang untung ruginya. Juga membicarakannya dengan istri dan keluarga besar saya, berdiskusi dengan teman-teman dekat. Akhirnya saya putuskan untuk menerima tawaran Mochtar.

Saya memaknai politik bukan tujuan untuk memenuhi hasrat pribadi saya pribadi. Toh, semua sudah saya miliki. Tapi bagi saya politik adalah alat, yang dapat menggerakkan, menghimpun dan mengarahkan kekuatan rakyat ke arah cita-cita besar bersama. Meskipun saya paham betul, bahwa perjuangan itu memerlukan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Namun saya sudah membulatkan tekad untuk bertarung dengan sungguh-sungguh untuk meraih kemenangan, bukan kemenangan saya, tapi kemenangan seluruh rakyar Kota Bekasi dan Depok.

Saya mulai mengumpulkan teman-teman yang memiliki pemikiran yang sama dengan saya. Kami bertemu, berkumpul, merumuskan sebuah strategi gerakan suksesi. Kemudian kami menyepakati Ruko Sun City Bekasi sebagai dapur gerakan, tempat dimana semua ide diramu dan dimasak. Kami mulai dari Kali Malang Untuk Membangun Peradaban.

sumber:http://www.sukurnababan.com/tentang-saya/

IR SUKUR NABABAN – MENGABDI KEPADA HKBP
Namanya tiba-tiba mencuat dalam kehidupan politik Kota Bekasi pascapilkada. Namun, sangat sedikit orang yang tahu siapa Ir Sukur Nababan sebenarnya. Ia hanya dikenal sebagai Manajer Persipasi Kota Bekasi. Padahal, dialah salah seorang tokoh kunci di balik kemenangan Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad-Rahmat Efendi. Dia pula konseptor Konser Tapal Batas yang sempat menghebohkan kota gabus itu.

ukur Nababan adalah sosok yang rendah hati, selalu merunduk, dan tidak mau membuka diri kepada publik. Setiap kali ditanya apa pekerjaannya, ia hanya menjawab, main dan jalan-jalan. Itu juga yang membuat Mochtar Mohamad (Wali Kota Bekasi saat ini) sempat bingung ketika berkenalan dengan Sukur, pertengahan November 2007.

“Pekerjaan saya adalah memberi semangat untuk sukses kepada orang lain,” kata Sukur sambil tersenyum.
Sukses, sebuah kata sederhana, namun didambakan semua orang agar terwujud dalam kehidupan nyata. Kalau sudah mengenal pribadinya, banyak orang bersyukur bila berhadapan dengan Sukur. Ia adalah motivator ulung, tak pernah mematahkan harapan orang lain.

“Setiap orang dilahirkan untuk sukses, masalahnya adalah seberapa siap Anda untuk menjadi orang sukses,” katanya.
Kalimat itu selalu diucapkannya dengan tatapan tajam, dan gerak tubuh yang ekspresif diiringi intonasi yang tegas, mantapm penuh percaya diri. Kalimat dan ekpresinya seolah menjadi mantra mujarab untuk membangkitkan semangat lawan bicaranya. Ribuan hati orang telah tergerak untuk mengubah nasib setelah mendengarkan Sukur bicara.

Dia menjelaskan, ada tiga parameter kesuksesan, yaitu kemandirian ekonomi, kesehatan, dan dicintai oleh orang lain. Orang sukses, menurut Sukur, selalu menggunakan akalnya untuk mencari solusi atas beragam permasalahan dan kemudian mengerjakannya. Sementara orang gagal, selalu menjadikan masalah sebagai alasan untuk lari terbirit-birit.
“Tapi yang terpenting adalah seberapa berarti hidup Anda bagi orang-orang yang Anda cintai,” kata pria kelahiran 14 Oktober 1968 ini.

Kunci untuk menjadi orang yang dicintai adalah pengabdian yang tulus. Sukur berkisah, semangat pengabdian yang ia miliki tidak lepas dari pengaruh keluarga. Orangtuanya yang berasal dari Sumatera Utara adalah seorang guru yang sempat mengenyam pendidikan di Sumatera Barat, tempat Sukur dilahirkan.

Masa kecilnya dihabiskan berpindah-pindah, mengikuti sang ayah yang keluar-masuk hutan di pedalaman Tapanuli untuk mendirikan sekolah. Sukur sendiri mengaku tidak ingat berapa banyak sekolah yang telah didirikan oleh ayahnya, namun yang pasti bekas murid sang ayah kini banyak yang menjadi orang.

Otaknya yang encer sudah terlihat sejak kecil. Semasa sekolah ia selalu menjadi juara. Tak heran jika ia dengan mudah melenggang ke Fakultas Teknik Mesin Universitas Sumatera Utara. Untuk membiayai kuliah dan hidupnya, Sukur nyambi menjadi guru les privat agi siswa SMA. Darah pendidik dan pengabdian yang diwarisi sang ayah rupanya mengalir deras di tubuhnya.

Selepas kuliah, ia mengadu peruntungan di Jakarta. Kemampuan dan tempaan perjalanan hidupnya menjadi modal meraih puncak kesuksesan. Berkat jiwa mandiri yang tertanam kuat, keuletan dan tangan dinginnya, dalam jangka waktu tidak berapa lama, Sukur akhirnya menjadi pengusaha sukses, sekaligus motivator yang kerap diundang di berbagai daerah untuk menyebarkan semangat pantang menyerah.

Selalu ingin memberi dan menjadi yang terbaik, kerja keras, serta kemauan kuat untuk sukses adalah rumus yang selalu ditularkan Sukur kepada setiap orang yang ingin sukses. “Pada dasarnya setiap orang dilahirkan menjadi petarung, tidak peduli berapa kali Anda jatuh, tapi yang terpenting bagaimana Anda segera bangkit ketika terjatuh,” kata Sukur.

Baginya sukses yang diraih adalah anugerah dari Tuhan. “Setiap orang tidak boleh melupakan Tuhan, karena apa yang kita miliki ini adalah pemberian dari Tuhan. Manusia hanya berencana, Tuhan yang menentukan,”ujarnya singkat.

Sebagai ucapan sukur kepada Tuhan, suami dari Agustina br Silaen dan ayah dari Grace Nababan ini tidak pernah menolak ketika ada gereja yang minta dibantu. Bahkan, seringkali ia memberi bantuan kepada gereja tanpa ada permintaan.
“Kalau kita punya, harus kita bantu. Apa yang kita miliki ini adalah milik Tuhan,”katanya.

Walau begitu, sebagai umat nasrani, tidak cukup baginya membantu gereja atau setiap minggu ke gereja, tapi harus terlibat langsung di dalamnya. Bagi Sukur, mengabdi kepada gereja, akan mendapat berkat lebih banyak dari Tuhan. Sehingga jangan menyia-nyiakan waktu kalau ada kesempatan untuk terlibat.

Pengabdian itu sudah ia tunjukkan selama ini kepada Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melalui berbagai macam acara. Namun paling berharga dan berkesan dalam hidupnya ketika Sukur Nababan bersama beberapa orang lainnya terpilih sebagai pengurus Badan Usaha HKBP, Minggu (11/1). Para pengurus ini dilantik langsung Ephorus HKBP Pdt Dr B Napitupulu di gereja HKBP Sutoyo Jakarta di hadapan ribuan umat HKBP.

“Mengabdi kepada HKBP bukan ingin mencari popularitas. Sudah saya lakukan sejak beberapa tahun lalu. Bahkan saya berjanji akan selalu mempersatukan umat kristiani dimanapun berada. Itu sebabnya, tahun 2008 lalu saya bersama teman-teman sengaja menyelenggarakan Natal bersama di Kota Bekasi. Kami undang bukan hanya satu gereja, tapi semua gereja yang ada di wilayah itu. Dan nyatanya mendapat respon positif. Itu terlihat dari jumlah pengunjung yang hadir di stadion sepakbola Bekasi. Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad dan beberapa anggota DPR Pusat juga hadir,” kata Sukur.

Selain itu pria berpenampilan kelimis ini juga memperhatikan nasib penyanyi asal Batak. Untuk membantu perekonomian dan popularitas penyanyi Batak, Sukur Nababan sengaja merekam suara beberapa penyanyi untuk dijual melalui Indonesia CreativyTechnology Production.

Nama-nama penyanyi yang sudah melahirkan album dari perusahaan tersebut adalah Dewi Marpaung dengan album Putus Sikkola, Ester Simbolon Sapata ni Ilukki, duet spektakuler Jack Marpaung dan Dewi Marpaung, Trio Nazaret, album spektakuler All For One dengan sedereta penyanyi.
“Ini salah satu cara untuk membantu mereka. Semoga bantuan yang saya berikan itu sangat berguna bagi keluarganya masing-masing,” pintanya.

Jika tahun ini Ir Sukur Nababan terjun ke politik sebagai Caleg DPR-RI dari PDI Perjuangan dengan Nomor Urut 2 dari daerah pemilihan Kota Bekasi dan Depok, semua itu hanyalah sebagai alat perjuangan dan pengabdian kepada masyarakat. Sebab, baginya politik bukan sebagai tujuan hidup apalagi untuk mengejar kepentingan pribadi.

Panggilan nuranilah yang membuat Sukur semakin yakin untuk menghabiskan waktunya demi perbaikan kehidupan rakyat, di samping menjalani bisnisnya yang telah mapan, sekaligus juga telah membantu jutaan orang memiliki motivasi hidup dan kehidupan yang lebih baik.

Bagi kalangan pelaku bisnis dan politik khususnya di Kota Bekasi dan Depok, Sukur bukanlah orang baru. Kesuksesan dunia bisnisnya telah dikenal. Walau dunia politik baginya hal baru, namun perkembangan politik tidak pernah luput dari pengamatannya.

sumber: http://batakpos-online.com/content/view/4419/47/

About these ads

Tentang Hotmanjlumbangaol

Hotman J. Lumban Gaol, STh (Hojot Marluga) adalah penulis/wartawan. Redaktur Pelaksana REFORMATA. Dia bergelut di dunia penulisan biografi. Telah terlibat menulis 7 buku: Judul:(1) "Sitor Situmorang: Mitos Dari Lembah Kekal" (2) Sang Apostel Batak, Dari Munson-Lyman Hingga Nommensen (3) Menyebarkan Virus Etos. (4) PAMIMPIN Nama Pemberian Tuhan (Biografi Edwin Pamimpin Situmorang, S.H, M.H, Jaksa Agung Muda Intelijen 2010-2012). Selain itu, dia juga penyumbang beberapa tulisan di buku diantaranya: buku (5) Ir Leo Nababan "Mahasiswa Pejuang, Pejuang Mahasiswa", buku (6) Si Murai dan Orang Gila. Editor buku (7) Sian Tano Parserahan Tu Bagas Parsadaan. Dan, beberapa buku akan terbit dalam waktu dekat. Membangun situs Ensiklopedia Tokoh Batak ini juga karena kecintaan belajar dari para orang sukses, mengapresiasi orang-orang Batak yang berprestasi. Selain itu, dia juga menulis cerpen. Salah satu cerpennya telah dibukukan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) sebagai kumpulan cerpen komunitas berjudul Sigumoang. Selain bergelut di dunia tulis-menulis dia juga berkecimpung dalam pelatihan-pelatihan motivasi. Pendiri CV Halibutongan Publishing, penerbit buku ini, bisa dihubungi di HP: 081316518619 & 085710186058 atau email: astephen.hojotmarluga@gmail.com. Atau di facebook dengan nama: Hojot Marluga.
Entri ini ditulis dalam Politikus. Buat penanda ke permalink.

4 Respon untuk Ir. Sukur Nababan

  1. St J Nababan berkata:

    Horas bah.las roha ngalam martamba namaju sian pomparanni Borsak Mangatasi Nababan.anggiat ma gabe pasu 2i di adopan ni Debata.horas ma sian hami poparan ni BM na di Bagan Batu Riau

  2. St Ny Sijabat br Nababan berkata:

    Kiranya Tuhan memberkati pomparanni Borsak Mangatasi Nababan di mana pun berada sampai selama-lamanya.

    Amin!!

    Horas ma sian hami di Yogyakarta

  3. bali berkata:

    salam dahsyat pa k sukur nababan dari bali

  4. padang city berkata:

    padang bertanya?agama bapak apa?dan apakah mss ini halal?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s