WTP Simarmata (Ephorus HKBP)


Pendeta Bermoto: Pembaharuan, Perdamaian, Pemberdayaan

Pendeta WTP Simarmata terpilih menjadi Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dalam Sinode Godang di Seminarium Sipoholon, Tapanuli Utara, Kamis 13 September 2012. Pendeta WTP Simarmata, yang bernama lengkap Willem Tumpal Pandapotan Simarmata terpilih menjadi pemimpin baru, ephorus HKBP kurun waktu 2012-2016.

Maka sekarang; Pimpinan HKBP terpilih periode 2012-2016 Pdt. WTP. Simarmata, MA (Ephorus), Pdt. Mori A.P. Sihombing, M.Th (Sekjend), Pdt. Marolop P. Sinaga, M.Th ( Kadep Marturia), Pdt. Welman Tampubolon, S.Th (Kadep Koinonia), Pdt. Drs. Bihelman DF. Sidabutar, S.Th ( Kadep Diakonia).

Pada Sinode Godang yang baru saja berlalu WTP Simarmata berhasil memperoleh suara terbanyak yakni 697 suara. Dia menyisihkan empat kandidat lainnya; Pendeta Binsar Nainggolan sebanyak 383 suara, Pendeta Ramlan Hutahaean 175 suara. Lalu, Pendeta Nelson Siregar hanya berhasil meraup 68 suara. Sementara Pendeta David Sibuea memperoleh suara, 25 suara.

Terpilihnya pendeta WTP Simarmata bukanlah mengagetkan, karena sejak semula diprediksi menjadi, candidat yang lebih unggul. Pengalamannya di bidang gerejawi berjubel. Hal itu juga bisa juga karena dua periode menjadi Sekretaris Jenderal HKBP, dan pernah menadi Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) se- Sumatera Utara.

Kariernya dimulai Tapanuli. Ditahbiskan menjadi Pendeta pada tanggal 23 Oktober 1983 di HKBP Padang Sidempuan oleh Ompui Ephorus HKBP Pendeta GHM Siahaan didampingi Sekjen HKBP Pdt. PM. Sihombing, MTh. Sejak itu namanya menjadi Pdt. Willem TP. Simarmata yang disapa menjadi Amang Pendeta Simarmata.

Pengalamannya berjubel. Sejak mahasiswa sudah terlibat di organisasi kampus di GMKI. Dia mengerti betul bahwa hidup harus ada keseimbangan. Menyeimbangkan antara IQ EQ dan SQ. Baginya IQ, bukanlah menjadi patokan utama dalam kesuksesan setiap umat manusia, tetapi keseimbangan antara ketiganya itu sangat penting.

Mendengunkan keberagaman

Banyak pemikirannya yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Soal semangat keberagaman hari ini. Sejak dulu WTP menyadari bahwa agama harus memberi solusi, bukan menjadi pembawa ketidak-nyamanan. Karena sering kali, kata WTP, agama-agama terbawa arus kepentingan kelompok tertentu, sehingga tidak memberikan kontribusi kepada rekonsiliasi. Malah menjadi sumber konflik. “Ini yang harus dihindari secara serius agar agama tidak terseret kepada posisi diperalat untuk kepentingan tertentu,” katanya.

Bagi WTP Simarmata, agama tidak hanya berbicara soal hubungan antara Allah dan manusia, tetapi juga soal hubungan antara manusia, bahkan dengan seluruh ciptaan Allah. Karenanya, agama pun menjadi panduan bagi umat manusia bagaimana ber-Tuhan dan bermasyarakat. “Bagaimana kita memperlakukan sesama adalah gambaran dari bagaimana kita berkomunikasi dengan Tuhan. Karenanya agama tidak boleh dipaksakan untuk dianut oleh orang lain.”

Tambahnya lagi, alih-alih, prinsipnya tidak ada satu pun agama di dunia ini yang mendukung ketidakadilan yang terjadi di antara umat manusia. Tidak ada satu agama pun yang memberi rekomendasi bagi para penganutnya untuk menggunakan kekuasaan yang dimiliki atau menyalahgunakan potensi yang dimiliki dalam sebuah masyarakat.

Dia menjelaskan, lebih jauh lagi bahwa tidak ada satu agama pun yang dalam ajarannya melegitimasi kesenjangan sosial. “Kerusuhan dan ketidakadilan dll. Semua agama mengajarkan hal-hal yang membawa kesehjateraan bagi umat manusia. Karenanya memang semua agama harus mampu saling merangkul, apalagi di tengah masyarakat majemuk seperti bangsa dan Negara Indonesia,” jelasnya.

Suami Lersiany Purba ini melihat, bukankah ketidakadilan itu adalah juga akibat tindakan orang yang beragama? “Bukankah penyelewengan jabatan, korupsi dan penipuan itu adalah dilakukan oleh orang yang beragama pula? Bukankah yang miskin dan yang kaya itu adalah orang beragama? Lalu pertanyaan pun muncul: Apa hubungan agama dengan kenyataan semacam itu, atau Bagaimana orang yang beragama melihat dan mencermati kenyataan semacam itu? Katanya setengah bertanya.

Karenanya, kata ephorus baru HKBP ini, kepedulian agama atas persoalan-persoalan kemanusiaan menjadi agenda utama setiap pemikiran dan tindakan yang dikembangkan oleh agama. Kondisi-kondisi kemanusiaan seperti keadilan, keprihatinan, keutuhan masyarakat, kedamaian, kebersamaan dan kesejukan menjadi tugas utama agama untuk dihadirkan ditengah-tengah masyarakat, dikalangan pengusaha, birokrat, penguasa, konglomerat, politisi dan juga rakyat biasa yang sekali pun berbeda agama.

“Kehidupan seperti itulah seharusnya nampak di dalam kehidupan orang yang beragama, yaitu damai dan rukun. Persoalan yang sering dihadapi adalah: Mengapa penganut sering melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agamanya? Di sinilah pentingnya memberi perhatian kepada ajaran agama itu sendiri,” ujar pendeta yang bermoto pembaharuan, perdamaian, pemberdayaan, ini.***Hotman J Lumban Gaol, diolah dari berbagai sumber

BIODATA

Pdt WTP Simarmata, MA

Nama Lengkap: Willem Tumpal Pandapotan Simarmata

Tempat/Tgl Lahir : Samosir, 4 Juli 1954

Tempat/ Tanggal. Ditahbiskan : Padangsidempuan, 23 Oktober 1983

Jabatan : Ephorus HKBP periode (2012-2016)

KELUARGA

I s t r i

Nama Lengkap : H. Lersiany Purba

Tempat/Tgl. Lahir : Haranggaol, 5 Mei 1955

Alamat : Pematangsiantar

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

Anak: Jumlah-5 orang

Nenny Ika Putri Simarmata, 23 tahun, Sarjana (Bekerja )

Amy Dewi Putri Simarmata, 21 tahun, Mahasiswi

Rotua Riny Putri Simarmata, 18 tahun, Mahasiswi

Aida Nunut Putri Simarmata, 12 tahun, Pelajar

Joel Rony Putra Simarmata, 10 tahun, Pelajar

 PENDIDIKAN

Pendidikan Formal:

Tahun 1962-1967 lulus dari SD Negeri 1 Simarmata

Tahun 1968-1970 lulus dari SMP Negeri 2 Pangururan

Tahun 1970-1973 SMA Kampus FKIP Univ. HKBP Nommensen Pematangsiantar

Tahun 1974-1980 lulus dari Fakultas Teologi STT HKBP Pematangsiantar

Tahun 1987-1990 lulus dari Universitas Silliman ( MA )Filipina

Tahun 1993-1994 Hanil University ( Diploma in Mission and Theology ) Korea Selatan

 Pekerjaan/Pelayanan:

Tahun 1981-1982 Pendeta Praktek di HKBP Simanungkalit

Tahun 1983-1985 Pendeta HKBP PT. Perkebunan VI Ajamu Ressort Aek Nabara

Tahun 1985-1987 Sekhus Sekretaris Jenderal HKBP

Tahun 1991-1992 Dosen Sekolah Pendeta HKBP

Tahun 1992-1998 Direktur Departemen Pendidikan HKBP

Tahun 1995-1997 Pendamping Praeses HKBP Distrik V Sumatera Timur

Tahun 1998 Pelaksana Praeses HKBP Distrik VI Dairi

Tahun 1998 Pendeta HKBP Ressort Batam

Tahun 1998-2004 dan 2004-2008 Sekretaris Jenderal HKBP

Pengalaman Pekerjaan Paruh Waktu

Tahun 1979-1980 Asisten dosen Filsafat Agama di Fakultas Hukum, Sekolah Tinggi Hukum, Yayasan Nasional Indonesia di Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Tahun 1983-1985 Guru agama dan Seni Suara di SMP Yapendak PT. Perkebunan VI Ajamu, Labuhan Batu

Tahun 1991-1992 Dosen LPTK/ STAKPN Tarutung

Tahun 1993 Dosen Pendidikan Diakones HKBP Tarutung

Tahun 1995-1998 Dosen Sekolah Bibelvrow dan STT HKBP Pematangsiantar

Pelatihan

Tahun 1978 Kongres/ Konperensi Nasional GMKI di Makassar GMKI

Tahun 1978 Konperensi Nasional PERSETIA

Tahun 1980 Konperensi Nasional GMKI di Jakarta

Tahun 1994 Asia Youth Consultation

Tahun 1994 Asia Mission Conference

Tahun 1995 Sidang raya CCA-URM CCA

Tahun 1995 Asian people Forum CCA

Tahun 1995 Sidang Raya PGI di Jayapura PGI

Tahun 1996 Konperensi Nasional GMKI Ujungpandang

Tahun 1996 Sidang raya UEM di Bielefeld, Germany

Tahun 1996 Christian- Moslem Consultation di Bielefeld, Germany

Tahun 1999 Partnership Consultation di Singapore

Tahun 2000 Sidang raya PGI di Palangkaraya PGI

Tahun 2002 Pra Sidang Raya LWF Asia di Medan LWF

Tahun 2002 Seminar tentang Gereja Masa Depan, Bielefeld, Germany

Tahun 2003 Konsultasi Persekutuan Gereja-Gereja Sedunia di Jakarta WCC

Tahun 2003 Sidang Raya LWF, Winnipeg, Kanada

Tahun 2004 Asia Consultation on Global Christian Forum di Hongkong

Tahun 2004 Global Mission Consultation di Adelaide, Australia

Tahun 2004 Sidang Raya UEM, Manila, Filipina UEM

Tahun 2004 Asian Leader International Conference di Bangkok, Thailand

Tahun 2004 Asian Lutheran Church Leader Conference di Kuala Lumpur, Malaysia LWF

Tahun 2005 Sidang Raya CCA di Chiang Mai, Thailand CCA

Tahun 2005 The Planning Monitoring Evaluation Training di Salatiga UEM Regional Asia

Tahun 2005 Mission Conference di Bogor UEM Regional Asia

Tahun 2005 HKBP Jerman Partnership Consultation di Sumatera Utara

Pengalaman Organisasi

Tahun 1976-1979 Sekretaris Senat-Senat Mahasiswa STT HKBP Pematangsiantar

Tahun 1977-1978 Sekretaris Cabang-Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Pematangsiantar (GMKI Cab. P.Siantar)

Tahun 1978-1980 Ketua Cabang-Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Pematangsiantar (GMKI Cab. P.Siantar

Tahun 1979-1981 Wakil Ketua-Komite Nasional Pemuda Indonesia Cabang Pematangsiantar (KNPI Cab. P.Siantar)

Tahun 1989-1990-Presiden-Senat Mahasiswa Pasca Sarjana Silliman university, Filipina

Tahun 1998Ketua United in Mission, Batam

Tahun 1999-2004- Anggota Badan Pengurus Lembaga Komunikasi Sejahtera (LKS) , Pematangsiantar

Tahun 1999-2004 Anggota Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Tahun 1999 Ketua Yayasan-Yayasan Perguruan HKBP Pematangsiantar

Tahun 2000-2005 Anggota Komisi Ecumenical Formation in Justice, Gender and Youth Empowerment Gereja-gereja Asia di Hongkong

Tahun 2001-sekarang Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Utara

Tahun 2004 ketua Umum Alliance Religion Conservation di Sumatera Utara

Tahun 2005 Yayasan Tanggul Bencana, Indonesa

About these ads

Tentang Hotmanjlumbangaol

Hotman J. Lumban Gaol, STh (Hojot Marluga) adalah seorang jurnalis. Saat ini Redaktur Pelaksana di tabloid REFORMATA. Telah terlibat menulis delapan (8) buku: Judul: (1) "Sitor Situmorang: Mitos Dari Lembah Kekal" (2) Sang Apostel Batak, Dari Munson-Lyman Hingga Nommensen (3) Menyebarkan Virus Etos. (4) PAMIMPIN Nama Pemberian Tuhan (Biografi Edwin Pamimpin Situmorang, S.H, M.H, Jaksa Agung Muda Intelijen 2010-2012). Selain itu, dia juga penyumbang beberapa tulisan di buku diantaranya: buku (5) Ir Leo Nababan "Mahasiswa Pejuang, Pejuang Mahasiswa", buku (6) Si Murai dan Orang Gila. Editor buku (7) Sian Tano Parserahan Tu Bagas Parsadaan. (8) Editor buku "Karyaku Dicatat Sorga: Biografi Pdt Ev Renatus Siburian." Dan, beberapa buku akan terbit dalam waktu dekat. Mendirikan situs ini sejak Tahun 2008. Sebelumnya dimulai dari mengkliping profil-profil Tokoh Batak. Membangun situs Ensiklopedia Tokoh Batak ini juga karena kecintaan belajar dari para orang sukses, mengapresiasi orang-orang Batak yang berprestasi. Selain itu, dia juga menulis cerpen. Salah satu cerpennya telah dibukukan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) sebagai kumpulan cerpen komunitas berjudul Sigumoang. Selain bergelut di dunia tulis-menulis dia juga berkecimpung dalam pelatihan-pelatihan motivasi. Dia kini bergelut di dunia penulisan biografi, siap dikontak. Pendiri CV Halibutongan Publishing, penerbit buku ini, bisa dihubungi di HP: 081316518619 & 085710186058 atau E_mail: astephen.hojotmarluga@gmail.com. E_mail: hojotmarluga78@gmail.com. Facebook: Hojot Marluga. Twitter: HojotMarluga2.
Galeri | Tulisan ini dipublikasikan di Agamawan, dosen dan tag , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke WTP Simarmata (Ephorus HKBP)

  1. steven mc tobe berkata:

    syaloom na alehem………………..anggiat tubu tipak haimbaruon marune di HKBP……alai mansai porlu penataan pelayanan (Isara Huria na gabe sada ressort), peta dan jarak pelayanan….pengisian kabid-kabid sudena distrik…………..pemberdayaan Persekutuan Ama Distrik (gabe peserta Sinode Distrik dohot Sinode Godang), pengembalian masa pengabdian pimpinan HKBP ke Habitat semula( gabe mulak 6 Tahun)………….pemberdayaan Distrik (MPSD dan Praeses), Sistem Penggajian Sentralisasi sian Pusat….asa saurdot tu masa kerja dohot Tanggungan………….Kesejajaran HAM………..mauliate na horas………by st mismis (mantan USG HKBP Pearaja 2004/MPSD 2004).

  2. Robinson Simarmata, Semarang Jateng berkata:

    Shalom !
    Kami anggota Punguan Simataraja, Boru, Bere, Ibebere se Kota Semarang dan sekitarnya mengucapkan SELAMAT atas terpilihnya Bapak Pdt WTP Simarmata sebagai Ephorus HKBP. Kalau kebetulan Bapak WTP ke Semarang, mampirlah ke keluarga besar Simarmata setempat. Ada 22 KK anggota Punguan Simataraja Kota Semarang.
    Terkait tulisan Lae Hojot Marluga ini, saya sangat terkesan. Terutama statemen; “prinsipnya tidak ada satu pun agama di dunia ini yang mendukung ketidakadilan yang terjadi di antara umat manusia.”
    Pendapat itu betul sepenuhnya sehingga tidak terbantahkan. Menurut hemat saya, KORUPSI salah satu bagian ketidakadilan itu. KORUPSI telah memiskinkan bangsa.
    Maka sebaiknya tokoh agama, sekelas Ephorus HKBP sudah sepatutnya membuat sikap yang tegas dalam upaya memerangi korupsi. Misalnya meniru sikap NU yang ‘mengancam’ memboikot membayar pajak bila korupsi masih merajalela.
    Sebagai generasi muda marga Simarmata, saya rindu Bapak Pdt WTP Simarmata bisa membuat sebuah gebrakan besar dalam upaya perbaikan bangsa yang ‘wajib’ dicatat dalam sejarah. Kira-kira seperti torehan sejarah Ompu Simataraja semasa hidupnya yang masih menjadi inspirasi bagi kita sampai sekarang. @ Immanuel

  3. Syalom Amang Pdt WTP. Simarmata, saya tertarik dengan pernyataan Amang Pdt mengenai ternak babi bisa melahirkan sampai 29 ekor. Saya dengan Pdt Herry Sitio peserta pertemuan di Hotel Niagara Parapat pada tanggal 21 s.d 23 Agustus 2014. Bagaimana mekanisme untuk bisa mendapatkan formula tersebut, Minta tolong tu Amang Pdt bisa menghubungi di 081384514061 dan email rev.herry@gmail.com. Mauleate Amang Pdt nami. Gbu

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s