Benny Pandjaitan


Legenda Musik Indonesia1 BENY PANBERS2
Di Indonesia banyak group band, tetapi tidak banyak yang bisa eksis sampai 40 tahun. Band yang berumur setua itu layak disebut legenda musik Indonesia. Panbers.
Panbers adalah kependekan dari Pandjaitan Bersaudara. Kelompok ini didirikan pada tahun 1969 oleh empat saudara kandung, antara lain, Benny Pandjaitan, Doan Pandjaitan, Sido Pandjaitan, dan (Alm) Hans Pandjaitan anak sulung.
Kini, personel Panbers didukung tiga wajah baru; Maxi Pandelaki mengisi posisi bas, Hans Noya, dan Hendri Lamiri sebagai pemain biola. Hingga kini kelompok Panbers masih eksis meramaikan dunia musik Indonesia, tidak hanya aktif show-show ke daerah-daerah namun mereka juga masih meliris album. Di penghujung tahun ini Panbers akan merilis album baru bertema menuju era keempat. Yang berarti Panbers sudah 40 tahun berkiprah dalam musik nasional
Jauh sebelum nama Panbers berkibar, empat bersaudara itu telah mendirikan Band Tumba, band untuk anak-anak di kota Palembang. Pindah dari Palembang ke Surabaya mengikuti ayah mereka sebagai seorang pengawai bank. Lalu, di Surabaya nama itu muncul. Namun, Panbers mulai terkenal saat konser pertama pada tahun 1970 di acara Jambore Bands, Istora Senayan, Jakarta.

Salah satu album yang tak henti mereka bawakan adalah Akhir Cinta, sebuah nomor yang melodius yang tiada bosan-bosan mereka hantarkan dimana saja mereka mengadakan pertunjukan. Lewat album itu pulalah mengantar nama Panbers ke dunia musik Indonesia.

Benny Pandjaitan, 61 tahun, sang pelopor lengenda band ini, beberapa waktu lalu berbincang-bincang dengan TAPIAN di salah satu cafe dibilangan Blok M, Jakarta Selatan.
Benny masih kelihatan fresh. Ada aura muda terpancar di wajahnya. “Kita tidak boleh berhenti bercita-cita. Kita harus selalu punya obsesi. Yang penting kita harus mau berusaha. Salah satu penunjangnya adalah hidup sehat. Prinsip hidup bagi saya, sehat itu pasti enak. Sementara, enak belum tentu sehat,” ujar suami dari Nensi boru Sitompul, dan ayah 3 anak ini, membuka rahasianya. Musik adalah hidupnya. Tak heran, di usia 5 hingga 13 tahun, Benny sudah terlatih memainkan musik klasik dengan biola.

Putri-nya Diculik
Beberapa bulan lalu Benny dipusingkan telepon dari seseorang yang mengaku penculik putrinya, Vitoria Pandjaitan, 7 tahun, dan meminta tebusan satu milliar rupiah. Ternyata sang penculik tak lain tak bukan adalah orang yang dia kenal dan lama tinggal bersamanya. Lucunya, si peculik berpura-pura menyemput Victoria dari sekolah.

“Memang kelihatannya itu adalah peculikan segaja. Orang yang menculik saya kenal, dan pernah tinggal di rumah saya. Dia kira menculik itu gampang. Dan dia meminta saya menebusnya 1 milliar. Saya kasihan melihat dia, sekarang masih ditahan. Nanti akan disidangkan. Padahal dia anak perempuan. Saya nggak tahu motivasinya,” ujarnya.

Kini, Panbers yang sudah melengeda itu telah mengarap 700 lagu dalam 400 album, baik yang beraliran pop, rock, rohani, keroncong bahkan Melayu. Delapan diantaranya album Batak. Karya-karya mereka kini diabadikan ke dalam bentuk piringan hitam. Dan, salah satu bentuk publikasinya adalah beranda maya http://www.panbers.com. Hojot Marluga

Iklan

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s