Eddy Silitonga


Melejit Lewat Tembang Kenanganb_4402
Anda masih ingat lagu Biarlah Sendiri ciptaan Rinto Harahap di tahun 1976? Boomingnya lagu tersebut turut melejitkan Eddy Silitonga (58). Suaranya melengking dan merdu. Merantau ke Jakarta 1968, adalah pilihan terpaksa karena ingin mengubah hidup. Di Jakarta Eddy ternyata hidup terlunta-lunta, karena pekerjaan yang tidak menetap. Apalagi saat itu belum punya rumah tetap, Eddy harus pindah-pindah dari rumah kontrakan ke kontrakan lain. Bahkan Eddy sempat tidur beralaskan koran, termasuk dari menjadi kernet.
Dunia menyanyi dirambahnya berawal menjuarai Bintang Radio 1975 di Jakarta. Ciri khasnya menyanyikan lagu tembang-tembang kenagan dan piawai membawakan lagu-lagu etnik daerah; Madura, Bugis, Makassar, Sunda, Aceh, Jawa, dan Melayu. Malah (29/10/83) Eddy meraih juara 1 Pria Lomba Lagu Minang Populer yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Eddy Silitonga adalah anak ke-empat dari 11 bersaudara dari Gustav Silitonga dan Theresia Siahaan. Lahir di Pematang Siantar 17 November 1950. Di puncak kejayaannya 1976 hingga 1979 membentuk group Eddy’s Group. Dan bergabung dalam Pengayuban Artis Jakarta Selatan (PARSEL).
Karir Eddy sebagai penyanyi diperoleh melalui perjalanan panjang.
Sebagai aktis penyanyi sukses, penghasilan melimpah. Ayah empat anak ini mendapat tawaran banyak, merayunya berbisnis pest-control, perusahaan pembasmi serangga. Tetapi itulah hidup, bukan kepalang ia tertipu. Hojot Marluga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s