Hokky Situngkir


Anak Seorang Pendeta

Hokky Situngkir termasuk salah satu di dalamnya. Ini adalah sebuah penghargaan yang akan diberikan kepada tokoh-tokoh pemikir yang berjasa didalam bidangnya masing-masing & merupakan pemberian Award yg ke-9 kalinya. Utk thn ini penghargaan diberikan kepada 6 tokoh yakni bidang Sains, Kedokteran, Teknologi, Sosial, Sastra, dan bidang khusus ilmuwan berprestasi.

Dia lahir di Pematangsiantar Sumatera Utara, 7 Februari 1978. Selama ini merupakan peneliti Surya Research International. Berbagai area penelitian interdisipliner mulai dari studi artificial societies and social simulations, memetics and cultural studies, dynamical system analysis, neural network and statistical modeling, dan financial analysis.

Adapun ke-6 tokoh yang akan mendapatkan penghargaan Achmad Bakrie tersebut adalah: Adrian B. Lapian (Alm) (Pemikiran Sosial), Nh Dini (Kesusastraan), Satyanegara (kedokteran), Jatna Supriatna (Sains), F.G Winarto (Teknologi), Hokky Situngkir ( Hadiah Khusus untuk Ilmuan Muda Berprestasi). Atas prestasi ini Hokky Situngkir akan mendapatkan Tropi, piagam dan uang tunai sebesar Rp. 250 juta.

Dia juga merupakan salah seorang pendiri dan ketua departemen Computational Sociology di Bandung Fe Institute, organisasi penelitian kompleksitas pertama di Indonesia. Ketika masih berstatus mahasiswa ITB merupakan anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa di Himpunan Mahasiswa Elektroteknik, Tim Materi Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa ITB, Kepala Divisi Dana Tim Beasiswa KM ITB, dan Kepala Divisi Budaya Unit Kesenian Sumatera Utara ITB.

Dam  puluhan publikasi penelitiannya telah diterbitkan di berbagai tempat baik dalam skala nasional maupun internasional seperti Journal of Social Complexity, Physica A, Journal of Peace and Conflict Resolution, dan Journal of Literary Complexity Studies. Hokky Situngkir aktif pula dalam maintenance web tutorial Sosiologi Komputasional berbahasa Indonesia di http://compsoc.bandungfe.net  dan situs kartogram Indonesia http://compsoc.bandungfe.net/kartografi-indonesia.

Dia juga aktif dalam berbagai pertemuan ilmiah berskala nasional dan internasional seperti Conference of Application of Physics in Financial Analysis, International Conference on World of Heterogenous and Interacting Agents, Complexity in Cultural and Literary Studies, World New Economic Window, dan International Conference in Computational Intelligence in Economics and Finance. Saat ini Hokky Situngkir juga menjabat sebagai presiden di Bandung Fe Institute dan seorang research fellow di Surya Research International.

Pekerjaan:
Pendiri dan Peneliti di Bandung Fe Institute
Research Fellow di Surya Research International
Pendiri Indonesia Budaya Inisiatif Nusantara
Editor Anggota Journal of Kompleksitas Sosial

Bidang Minat
Teori sosiologis, Cultural Studies, Masyarakat Buatan, Sosial-dinamis psikologi, Ilmu Perilaku, Agen Berbasis Pemrograman, Filsafat Ilmu, Komputasi Keuangan.

 

Alamat:
Department of Computational Sociology
Bandung Fe Institute
Jl. Sarimadu No. 175, Sarijadi Blok 24
Bandung, Jawa Barat, Indonesia, 40164
ph./fax: +62 22 82025586
JAWA BARAT – INDONESIA
e-mail: hs@compsoc.bandungfe.net
hokkysitungkir@gmail.com

Iklan

WTP Simarmata (Ephorus HKBP)


Pendeta Bermoto: Pembaharuan, Perdamaian, Pemberdayaan

Pendeta WTP Simarmata terpilih menjadi Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) dalam Sinode Godang di Seminarium Sipoholon, Tapanuli Utara, Kamis 13 September 2012. Pendeta WTP Simarmata, yang bernama lengkap Willem Tumpal Pandapotan Simarmata terpilih menjadi pemimpin baru, ephorus HKBP kurun waktu 2012-2016.

Maka sekarang; Pimpinan HKBP terpilih periode 2012-2016 Pdt. WTP. Simarmata, MA (Ephorus), Pdt. Mori A.P. Sihombing, M.Th (Sekjend), Pdt. Marolop P. Sinaga, M.Th ( Kadep Marturia), Pdt. Welman Tampubolon, S.Th (Kadep Koinonia), Pdt. Drs. Bihelman DF. Sidabutar, S.Th ( Kadep Diakonia).

Pada Sinode Godang yang baru saja berlalu WTP Simarmata berhasil memperoleh suara terbanyak yakni 697 suara. Dia menyisihkan empat kandidat lainnya; Pendeta Binsar Nainggolan sebanyak 383 suara, Pendeta Ramlan Hutahaean 175 suara. Lalu, Pendeta Nelson Siregar hanya berhasil meraup 68 suara. Sementara Pendeta David Sibuea memperoleh suara, 25 suara.

Terpilihnya pendeta WTP Simarmata bukanlah mengagetkan, karena sejak semula diprediksi menjadi, candidat yang lebih unggul. Pengalamannya di bidang gerejawi berjubel. Hal itu juga bisa juga karena dua periode menjadi Sekretaris Jenderal HKBP, dan pernah menadi Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) se- Sumatera Utara.

Kariernya dimulai Tapanuli. Ditahbiskan menjadi Pendeta pada tanggal 23 Oktober 1983 di HKBP Padang Sidempuan oleh Ompui Ephorus HKBP Pendeta GHM Siahaan didampingi Sekjen HKBP Pdt. PM. Sihombing, MTh. Sejak itu namanya menjadi Pdt. Willem TP. Simarmata yang disapa menjadi Amang Pendeta Simarmata.

Pengalamannya berjubel. Sejak mahasiswa sudah terlibat di organisasi kampus di GMKI. Dia mengerti betul bahwa hidup harus ada keseimbangan. Menyeimbangkan antara IQ EQ dan SQ. Baginya IQ, bukanlah menjadi patokan utama dalam kesuksesan setiap umat manusia, tetapi keseimbangan antara ketiganya itu sangat penting.

Mendengunkan keberagaman

Banyak pemikirannya yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Soal semangat keberagaman hari ini. Sejak dulu WTP menyadari bahwa agama harus memberi solusi, bukan menjadi pembawa ketidak-nyamanan. Karena sering kali, kata WTP, agama-agama terbawa arus kepentingan kelompok tertentu, sehingga tidak memberikan kontribusi kepada rekonsiliasi. Malah menjadi sumber konflik. “Ini yang harus dihindari secara serius agar agama tidak terseret kepada posisi diperalat untuk kepentingan tertentu,” katanya.

Bagi WTP Simarmata, agama tidak hanya berbicara soal hubungan antara Allah dan manusia, tetapi juga soal hubungan antara manusia, bahkan dengan seluruh ciptaan Allah. Karenanya, agama pun menjadi panduan bagi umat manusia bagaimana ber-Tuhan dan bermasyarakat. “Bagaimana kita memperlakukan sesama adalah gambaran dari bagaimana kita berkomunikasi dengan Tuhan. Karenanya agama tidak boleh dipaksakan untuk dianut oleh orang lain.”

Tambahnya lagi, alih-alih, prinsipnya tidak ada satu pun agama di dunia ini yang mendukung ketidakadilan yang terjadi di antara umat manusia. Tidak ada satu agama pun yang memberi rekomendasi bagi para penganutnya untuk menggunakan kekuasaan yang dimiliki atau menyalahgunakan potensi yang dimiliki dalam sebuah masyarakat.

Dia menjelaskan, lebih jauh lagi bahwa tidak ada satu agama pun yang dalam ajarannya melegitimasi kesenjangan sosial. “Kerusuhan dan ketidakadilan dll. Semua agama mengajarkan hal-hal yang membawa kesehjateraan bagi umat manusia. Karenanya memang semua agama harus mampu saling merangkul, apalagi di tengah masyarakat majemuk seperti bangsa dan Negara Indonesia,” jelasnya.

Suami Lersiany Purba ini melihat, bukankah ketidakadilan itu adalah juga akibat tindakan orang yang beragama? “Bukankah penyelewengan jabatan, korupsi dan penipuan itu adalah dilakukan oleh orang yang beragama pula? Bukankah yang miskin dan yang kaya itu adalah orang beragama? Lalu pertanyaan pun muncul: Apa hubungan agama dengan kenyataan semacam itu, atau Bagaimana orang yang beragama melihat dan mencermati kenyataan semacam itu? Katanya setengah bertanya.

Karenanya, kata ephorus baru HKBP ini, kepedulian agama atas persoalan-persoalan kemanusiaan menjadi agenda utama setiap pemikiran dan tindakan yang dikembangkan oleh agama. Kondisi-kondisi kemanusiaan seperti keadilan, keprihatinan, keutuhan masyarakat, kedamaian, kebersamaan dan kesejukan menjadi tugas utama agama untuk dihadirkan ditengah-tengah masyarakat, dikalangan pengusaha, birokrat, penguasa, konglomerat, politisi dan juga rakyat biasa yang sekali pun berbeda agama.

“Kehidupan seperti itulah seharusnya nampak di dalam kehidupan orang yang beragama, yaitu damai dan rukun. Persoalan yang sering dihadapi adalah: Mengapa penganut sering melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agamanya? Di sinilah pentingnya memberi perhatian kepada ajaran agama itu sendiri,” ujar pendeta yang bermoto pembaharuan, perdamaian, pemberdayaan, ini.***Hotman J Lumban Gaol, diolah dari berbagai sumber

BIODATA

Pdt WTP Simarmata, MA

Nama Lengkap: Willem Tumpal Pandapotan Simarmata

Tempat/Tgl Lahir : Samosir, 4 Juli 1954

Tempat/ Tanggal. Ditahbiskan : Padangsidempuan, 23 Oktober 1983

Jabatan : Ephorus HKBP periode (2012-2016)

KELUARGA

I s t r i

Nama Lengkap : H. Lersiany Purba

Tempat/Tgl. Lahir : Haranggaol, 5 Mei 1955

Alamat : Pematangsiantar

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

Anak: Jumlah-5 orang

Nenny Ika Putri Simarmata, 23 tahun, Sarjana (Bekerja )

Amy Dewi Putri Simarmata, 21 tahun, Mahasiswi

Rotua Riny Putri Simarmata, 18 tahun, Mahasiswi

Aida Nunut Putri Simarmata, 12 tahun, Pelajar

Joel Rony Putra Simarmata, 10 tahun, Pelajar

 PENDIDIKAN

Pendidikan Formal:

Tahun 1962-1967 lulus dari SD Negeri 1 Simarmata

Tahun 1968-1970 lulus dari SMP Negeri 2 Pangururan

Tahun 1970-1973 SMA Kampus FKIP Univ. HKBP Nommensen Pematangsiantar

Tahun 1974-1980 lulus dari Fakultas Teologi STT HKBP Pematangsiantar

Tahun 1987-1990 lulus dari Universitas Silliman ( MA )Filipina

Tahun 1993-1994 Hanil University ( Diploma in Mission and Theology ) Korea Selatan

 Pekerjaan/Pelayanan:

Tahun 1981-1982 Pendeta Praktek di HKBP Simanungkalit

Tahun 1983-1985 Pendeta HKBP PT. Perkebunan VI Ajamu Ressort Aek Nabara

Tahun 1985-1987 Sekhus Sekretaris Jenderal HKBP

Tahun 1991-1992 Dosen Sekolah Pendeta HKBP

Tahun 1992-1998 Direktur Departemen Pendidikan HKBP

Tahun 1995-1997 Pendamping Praeses HKBP Distrik V Sumatera Timur

Tahun 1998 Pelaksana Praeses HKBP Distrik VI Dairi

Tahun 1998 Pendeta HKBP Ressort Batam

Tahun 1998-2004 dan 2004-2008 Sekretaris Jenderal HKBP

Pengalaman Pekerjaan Paruh Waktu

Tahun 1979-1980 Asisten dosen Filsafat Agama di Fakultas Hukum, Sekolah Tinggi Hukum, Yayasan Nasional Indonesia di Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Tahun 1983-1985 Guru agama dan Seni Suara di SMP Yapendak PT. Perkebunan VI Ajamu, Labuhan Batu

Tahun 1991-1992 Dosen LPTK/ STAKPN Tarutung

Tahun 1993 Dosen Pendidikan Diakones HKBP Tarutung

Tahun 1995-1998 Dosen Sekolah Bibelvrow dan STT HKBP Pematangsiantar

Pelatihan

Tahun 1978 Kongres/ Konperensi Nasional GMKI di Makassar GMKI

Tahun 1978 Konperensi Nasional PERSETIA

Tahun 1980 Konperensi Nasional GMKI di Jakarta

Tahun 1994 Asia Youth Consultation

Tahun 1994 Asia Mission Conference

Tahun 1995 Sidang raya CCA-URM CCA

Tahun 1995 Asian people Forum CCA

Tahun 1995 Sidang Raya PGI di Jayapura PGI

Tahun 1996 Konperensi Nasional GMKI Ujungpandang

Tahun 1996 Sidang raya UEM di Bielefeld, Germany

Tahun 1996 Christian- Moslem Consultation di Bielefeld, Germany

Tahun 1999 Partnership Consultation di Singapore

Tahun 2000 Sidang raya PGI di Palangkaraya PGI

Tahun 2002 Pra Sidang Raya LWF Asia di Medan LWF

Tahun 2002 Seminar tentang Gereja Masa Depan, Bielefeld, Germany

Tahun 2003 Konsultasi Persekutuan Gereja-Gereja Sedunia di Jakarta WCC

Tahun 2003 Sidang Raya LWF, Winnipeg, Kanada

Tahun 2004 Asia Consultation on Global Christian Forum di Hongkong

Tahun 2004 Global Mission Consultation di Adelaide, Australia

Tahun 2004 Sidang Raya UEM, Manila, Filipina UEM

Tahun 2004 Asian Leader International Conference di Bangkok, Thailand

Tahun 2004 Asian Lutheran Church Leader Conference di Kuala Lumpur, Malaysia LWF

Tahun 2005 Sidang Raya CCA di Chiang Mai, Thailand CCA

Tahun 2005 The Planning Monitoring Evaluation Training di Salatiga UEM Regional Asia

Tahun 2005 Mission Conference di Bogor UEM Regional Asia

Tahun 2005 HKBP Jerman Partnership Consultation di Sumatera Utara

Pengalaman Organisasi

Tahun 1976-1979 Sekretaris Senat-Senat Mahasiswa STT HKBP Pematangsiantar

Tahun 1977-1978 Sekretaris Cabang-Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Pematangsiantar (GMKI Cab. P.Siantar)

Tahun 1978-1980 Ketua Cabang-Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Pematangsiantar (GMKI Cab. P.Siantar

Tahun 1979-1981 Wakil Ketua-Komite Nasional Pemuda Indonesia Cabang Pematangsiantar (KNPI Cab. P.Siantar)

Tahun 1989-1990-Presiden-Senat Mahasiswa Pasca Sarjana Silliman university, Filipina

Tahun 1998Ketua United in Mission, Batam

Tahun 1999-2004- Anggota Badan Pengurus Lembaga Komunikasi Sejahtera (LKS) , Pematangsiantar

Tahun 1999-2004 Anggota Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Tahun 1999 Ketua Yayasan-Yayasan Perguruan HKBP Pematangsiantar

Tahun 2000-2005 Anggota Komisi Ecumenical Formation in Justice, Gender and Youth Empowerment Gereja-gereja Asia di Hongkong

Tahun 2001-sekarang Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Utara

Tahun 2004 ketua Umum Alliance Religion Conservation di Sumatera Utara

Tahun 2005 Yayasan Tanggul Bencana, Indonesa

Martin Manurung


Martin lahir di Jakarta, Indonesia, pada tanggal 31 Mei 1978. Saat ini, ia tinggal di Jakarta dan bekerja sebagai Direktur Utama PT Sekurindo Gada Patria. Perusahaan ini menyediakan konsultasi untuk berbagai perusahaan, baik nasional maupun internasional, pada pengelolaan risiko dan kelangsungan bisnis di tengah perubahan konstan sosio-politik-ekonomi lingkungan Indonesia.

Setelah menghabiskan masa kecilnya sebagai penyanyi, ia mendapat gelar sarjana di bidang ekonomi dari Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, jurusan Ekonomi Uang dan Perbankan. Selama waktunya di universitas, ia aktif sebagai aktivis mahasiswa dan berada di garis depan gerakan yang mengakhiri kediktatoran Suharto pada tahun 1998. Sementara menjadi seorang aktivis mahasiswa, Fakultas Ekonomi memilih dia sebagai salah satu dari tiga mahasiswa berprestasi tahun 2000. Selama 1998-2001, ia juga mengajar Pengantar Ekonomi, Mikro dan Ekonomi Mikro, Ekonomi Indonesia, di Universitas.

Pada tahun 2005, ia memperoleh Penghargaan Chevening Inggris dan memperoleh gelar Master dari School of Development Studies, University of East Anglia, di Norwich, Inggris, pada tahun 2007. Sekolah, sekarang dijuluki sebagai “School of International Development,” diakui sebagai salah satu sekolah pengembangan penelitian terkemuka di Inggris, dan juga di Eropa.

Dalam politik, ia adalah Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM / Relawan Perjuangan Demokrasi), sebuah organisasi massa di bawah Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan (Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan) dari 2007 sampai 2010.

Pada 1 Februari 2010, Martin bersama dengan 44 orang yang berasal dari berbagai latar belakang menyatakan Demokrat Nasional. Massa-organisasi secara luas diakui sebagai memiliki “Restorasi Indonesia” (Restore Indonesia) sebagai tag line-perjuangan mereka untuk membuat pekerjaan demokrasi Indonesia untuk kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial berdasarkan nilai awal yang ditetapkan oleh pendiri negara itu. Para inisiator nasional organisasi adalah Surya Paloh, pemilik TV nasional besar stasiun berita (Metro TV) dan surat kabar (Media Indonesia), dan Sultan Yogyakarta, Hamengku Buwono X.

Pada tanggal 14 Juli 2011, Martin dilantik sebagai Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem (Nasional Demokrat Organisasi Pemuda itu). Dalam organisasi ini, ia terpilih bersama dengan 185 anggota Dewan Garda Pemuda Nasdem Tengah, dan Surya Paloh duduk sebagai Ketua Dewan Penasihat Pusat.

Ia juga telah terlibat dalam gerakan sosial-demokratis sejak masa mudanya yang awal. Dia adalah pendiri Progresif Tenggara Muda Asia (YPSEA), sebuah organisasi regional terdiri dari gerakan pemuda progresif di Asia Tenggara. Pada tahun 2009, ia juga terpilih sebagai anggota Komite Pengarah Jaringan Sosial-Demokrasi di Asia, sekelompok partai politik; pre-party formasi, dan politisi progresif, ulama dan aktivis di wilayah yang berbagi nilai-nilai demokrasi sosial dan perspektif. Sejak 2010 ia juga terlibat sebagai anggota dewan redaksi dua Sosial-Demokrat Jurnal, yaitu Jurnal Demokrasi Sosial di Asia dan Indonesia Sosial-Demokrasi Journal.

Terlepas dari politik-ekonomi kegiatan di atas, ia juga Direktur Eksekutif Institute for Democracy Kesejahteraan, non-profit dan organisasi non-pemerintah yang berbasis di Jakarta yang bertujuan untuk mengubah sosial-demokrasi ide, khususnya yang berkaitan dengan demokrasi, kesejahteraan dan keadilan sosial, untuk menjadi kebijakan negara.

Kolom-nya sering muncul di koran-koran utama di Indonesia, yang meliputi Kompas, Jakarta Post, Jurnal Nasional, Suara Pembaruan, Sinar Harapan, dan harian BATAK POS. Dia juga telah diwawancarai di berbagai media internasional.

Saleh Partaonan Daulay


Dr Saleh Partaonan Daulay, M.Ag., M.Hum, MA.

Lahir: Sibuhuan, Sumatera Utara

Kewarganegaraan: Indonesia

Pernikahan Status: Menikah

Pasangan: Wirdah Rahmi, S.Pt, M.Si

Anak-anak: 1. Kaysa Arivia Daulay (8 Tahun)

2. Reis Ali Ehsan Daulay (3 Tahun)

Alamat: Komplek Bangun Lestari, Jl. Purnawarman No 69E, RT / RW 04/02

Email: salehpd@gmail.com atau salehpd@salehdaulay.com

PENDIDIKAN

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Doktor Sarjana Pemikiran Islam (2007)

Colorado State University – USA

Master of Arts (2009)

Universitas Indonesia

Master of Humanity (2002)

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta-Indonesia (2000)

MA dalam Sejarah dan Peradaban Islam

Universitas Sumatera Utara, Medan-Indonesia

BA dalam Bahasa Arab dan Sastra (1997)

BAHASA

Berbicara bahasa Inggris dan Arab.

Pengalaman Bekerja

Negara Lembaga Kajian Islam (IAIN) Raden Fatah, Palembang-Indonesia

Dosen, 2000-2009

Maarif Institute for Culture and Humanity

Direktur Penelitian dan Pengembangan

Madinatul Ilmi Islamic College, Depok-Indonesia

Dean, 2005-2007

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta-Indonesia

Dosen, 2004-Sekarang

PENGHARGAAN dan BEASISWA

Internasional Presiden Fellows, Colorado State University, 2007-2008

Phi Kappa Phi Awards, Colorado State University, 2008.

Indonesia Departemen Pendidikan Beasiswa, 2000-2002.

Indonesia Departemen Beasiswa Agama, 1998-2000.

Supersemar Yayasan Beasiswa, 1994-1997.

Universitas Sumatera Utara Beasiswa, 1993-1994.

ORGANISASI PENGALAMAN

Dewan Nasional Pemuda Muhammadiyah (Pemuda Muhammadiyah) 2010-2014

Ketua Umum (Ketua UMUM)

Dewan Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), 2010-2015

Ketua Komisi Hubungan Internasional dan Kerjasama

Nasional Dewan Muhammadiyah, Indonesia, 2010-2015

Wakil Ketua Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia

Nasional Dewan Asosiasi Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), 2010-2015

Wakil Sekretaris Dewan Keahlian

Nasional Dewan Muhammadiyah, Indonesia, 2005-2010

Sekretaris Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia

Nasional Dewan Asosiasi Cendekiawan Muslim Indonesia, 2005-2010

Departemen Promosi dan Advokasi Hak Asasi Manusia

Dewan Nasional Pemuda Muhammadiyah, 2006-2010

Wakil Ketua

Dewan Nasional Pemuda Muhammadiyah, 2005-2006

Sekretaris

Dewan Nasional Pemuda Muhammadiyah, 2002-2005

Urusan Internasional

Nasional Dewan Mahasiswa Muhammadiyah Association, 1998-2002

Departemen Penelitian dan Pendidikan

Kabupaten Dewan Mahasiswa Muhammadiyah Association, Medan, 1995-1997

Wakil Ketua

Komisariat Dewan Mahasiswa Muhammadiyah Association, USU-Medan, 1994-1996.

Ketua

PENGALAMAN INTERNASIONAL

Australia (2006)

Diundang oleh Don Dustan Yayasan sebagai Wakil LSM Indonesia untuk dialog tentang G-20

Norwegia (2007)

Di Indonesia Delegasi: “Pertemuan 6 Norwegia-Indonesia Bilateral Dialog HAM pada isu Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan.”

Amerika Serikat (2007-2010)

Disponsori oleh Yayasan Toyota sebagai penerima Beasiswa Program Beasiswa Internasional untuk belajar di Colorado State University.

Turki (2011)

Diundang oleh Koalisi Palestina gratis untuk menghadiri Konferensi Internasional tentang Kebebasan Paletine.

Thailand (2011)

Diundang oleh AMAN Foundation untuk menghadiri Konferensi Internasional tentang Islam dan Keadilan

Malaysia (2011)

Diundang oleh ISWAMI untuk menghadiri dialog tentang “Orang untuk Diplomasi People”

Iran (2011)

Diundang oleh Ayatollah Ali Tazkiri untuk menghadiri dialog tentang Islam Ikhwanul Antara Indonesia dan Iran.

Norwegia (2012)

Di Indonesia Delegasi: “Pertemuan-10 Norwegia-Indonesia Bilateral Dialog HAM pada isu Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan.”

Swiss (2012)

Ketua Delegasi Indonesia untuk menghadiri “Satu World Summit muda”.

Malaysia (2012)

Diundang oleh Jaringan Melayu Malaysia untuk menandatangani Nota Kesepahaman antara Pemuda Muhammadiyah dan JMM

Saudi Arabia (2012)

Diundang oleh Raja Abdullah bin Abdul Aziz untuk melakukan ibadah haji (Haji).

PUBLIKASI

Penulis Buku

Kloning * Menurut Pandangan Islam (Kloning dalam Perspektif Islam). Bandung: Teraju, 2005

Editor Buku

Menggugah Nurani Bangsa (Inspiring Nurani Bangsa). Jakarta: Maarif Institute for Culture and Humanity, 2005

Cermin Untuk * Semua: Refleksi 70 Tahun Ahmad Syafii Maarif (The Mirror untuk Semua: Refleksi 70 Tahun Ahmad Syafii Maarif). Jakarta: Maarif Institute for Culture and Humanity, 2005.

Muhammadiyah Dan Politik Islam Inklusif (Muhammadiyah dan Inklusivitas Islam Politik). Jakarta: Maarif Institute for Culture and Humanity, 2005.

Bab dalam Buku

“Membumikan Islam Melalui Mazhab SIBOR: Refleksi Kritis Terhadap Fundamentalisme Dan Liberalisme Islam.” Tri Kompetensi Dasar. Ed. Ikhwan Syah Nasution. Jakarta: DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, 2007.

Jurnal Artikel

“Merajut Harmonisasi Filsafat, Sains, & Agama.” Skolastik, Vol. 1. No 1, September-Desember 2006.

“Dinamika Hukum Keluarga di Dunia Islam (ANALISIS Deskriptif Terhadap Hukum Keluarga di Beberapa Negara Islam).” Analitica Islamica, Vol. 6 Nomor 1, Mei 2004, Medan.

“Posisi Perempuan di Tengah otonomisasi Daerah di Indonesia: Respon Terhadap Pemberlakuan Kritis syariat Islam.” MIQAT, Vol XXVII, No 1 Januari 2003, Medan.

“Integrasi Antara Ilmu Ekonomi Dan Fiqh mu’amalat: Menelusuri Landasan epistemologis Ilmu Ekonomi Islam.” Nurani, Vol. 4. Nomor 1, Juni 2003, Palembang.

“Perkembangan Politik-Agama Sekte dan Pengaruhnya Terhadap Penulisan Sejarah: Sebuah Kasus Siffin.” Tamaddun, Vol. 2. Nomor 2, Juli 2002, Palembang.

“Muhammad Ali Pasya Dan Modernisasi Lembaga Pendidikan di Mesir.” Conciencia Vol 1. Nomor 2, Desember 2002, Palembang.

“Manusia Kloning dalam Islam: Sebuah Analisis Etika dan yurisprudensi.” Jauhar Vol. 2. Nomor 2, Desember 2001, Jakarta.

“Mempertimbangkan kembali Konvergensi dari Filsafat Hukum Islam dengan Ilmu Pengetahuan Lainnya.” Jauhar, Vol. 2. Nomor 1, Juni 2001, Jakarta.

PENELITIAN KEGIATAN

“Gender, Ketidakadilan Sosial, dan Islam: The Penerimaan Perempuan Indonesia pada Kompilasi Hukum Islam Indonesia.” Lembaga Kajian Agama Dan jender, 2004. (Pelaporan dalam bahasa Indonesia).

“Hipokrates Pernikahan: Sebuah Studi Kritis tentang Perkawinan Antar Agama di Jakarta.” Lembaga Kajian Agama Dan jender, 2003. (Pelaporan dalam bahasa Indonesia).

“Aspek Politik Sastra Melayu: Studi Kasus Kitab Taj al-Salatin.” Lembaga Penelitian IAIN Raden Fatah Palembang, 2001. (Pelaporan dalam bahasa Indonesia).

KONFERENSI, SEMINAR, WORKSHOP DAN PARTISIPASI SEJAK 2003

Seminar: “Otak dan Agama: Temuan terbaru & prospek masa depan.” Departemen Filsafat, Colorado State University, 3 Oktober 2008.

Seminar: Eddy Kuliah 2008 tentang “Tiga Besar Bangs:. Materi-Energi, Hidup, dan Pikiran” Departemen Filsafat, Colorado State University, 18 September 2008.

Konferensi dan Pertemuan Tahunan ke-5 Masyarakat Filsafat Lingkungan: Mei 27-30, 2008 “Tren Masa Depan dalam Filsafat Lingkungan.”.

Konferensi: “Perang, Pembangunan dan Keadilan Global.” Departemen Filsafat, Colorado State University, 11-13 April, 2008.

Seminar: Eddy Kuliah 2007 tentang Departemen Filsafat, Colorado State University, 26 September 2007 “Ateisme dan Evolution.”.

Di Indonesia Delegasi: “. Pertemuan 6 Norwegia-Indonesia Dialog Hak Asasi Manusia Bilateral tentang isu Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan” Oslo, 23-25 ​​April, 2007.

Workshop: “. Peran Mahkamah Konstitusi dalam Meningkatkan Kesadaran Konstitusi antara Anggota Muhammadiyah” Mahkamah Konstitusi dalam Kerjasama dengan Badan Nasional Muhammadiyah, Jakarta, 13-15 April, 2007.

Workshop: “Studi Kritis tentang Anti-Pornografi Hukum.” Nasional Partai Amanat, 20 April 2006.

Seminar: “Mempertimbangkan kembali Urgensi Komisi Yudisial untuk Masyarakat Muslim.” Komisi Yudisial Indonesia dalam Kerjasama dengan Badan Nasional Muhammadiyah, Jakarta, 8 Maret 2006.

Workshop: “Perkembangan Hukum Keluarga Islam di Beberapa Negara Islam.” Indonesia Departemen Agama Affais, Jakarta, 15-20 Maret 2005.

Seminar: “Counter Legal Draft Kompilasi dari Indonesia Hukum Islam.” Lembaga Kajian Agama Dan jender, Jakarta, 15 Desember 2004.

Seminar: “Agama dan Ilmu Pengetahuan Alam.” Pusat Studi Agama dan Lintas Budaya Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Juli 20-24, 2004.

Workshop: “Pengajaran Agama dan Sains.” CRCS dan Universitas Andalas, Padang, Agustus 27-30, 2003.

Konferensi Nasional: “Kloning Manusia dalam Perspektif Islam.” Indonesian Ulama Council, Jakarta, tanggal 24 April 2003.

Konferensi Internasional: “. Agama dan Sains di Dunia Post-kolonial” Pusat Studi Agama dan Lintas Budaya Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Januari 2-5, 2003.