Ch. Robin Simanullang


downloadDrs. Ch. Robin Simanullang, jurnalis yang telah menulis biografi singkat 1001 tokoh di Website TokohIndonesia.com. Ketua Umum DPP Forum Penulis dan Wartawan Indonesia (FPWI – ForumPWI) ini adalah Pendiri dan Pemimpin Redaksi situs web TokohIndonesia.com. Sebuah situs web yang tengah dikembangkan menjadi ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA (ENSIKONESIA) online. Dia berobsesi menjadi pengukir prestasi orang lain (tokoh) di ‘batu maya’. Berprinsip, menulis dengan mengosongkan diri, sebagai abdi dalem, yang berkreasi menerjemahkan (interpretasi) dan mengapresiasi visi dan jejak rekam sang tokoh.

Pemimpin Umum
Majalah Tokoh Indonesia, kelahiran Doloksanggul, Humbang Hasundutan,
Sumatera Utara, 18 Desember 1952, ini menganut jurnalisme ‘garam dan obor’, (journalism salt and torches), memberi rasa/mengawetkan dan menerangi, untuk menjadi garam dan terang dunia dan menjadi rahmat bagi sesama manusia dan semesta alam. Jurnalisme garam dan terang dunia! Yang dalam bahasa Arab (Islami): Jurnalisme rahmatan lil Alamin! Dan dalam bahasa kebangsaan: Jurnalisme Pancasila!

Pencinta perdamaian dan keberagaman yang bernama lengkap cukup panjang yakni Christian Robinson Binsar Halomoan Simanullang ini adalah putera seorang guru dan pelayan gereja serta cucu dari seorang kakek yang sudah ‘melek Alkitab’ dengan menulis (menyalin) tulis tangan semua isi Alkitab (Bibel) Perjanjian Baru. Dia memahami ajaran agamanya untuk berguna bagi (mengasihi) semua orang, tanpa batas agama, ras/suku dan golongan.

…… menganut jurnalisme ‘garam dan obor’, (journalism salt and torches), memberi rasa/mengawetkan dan menerangi, untuk menjadi garam dan terang dunia dan menjadi rahmat bagi sesama manusia dan semesta alam. Jurnalisme garam dan terang dunia! Yang dalam bahasa Arab (Islami): Jurnalisme rahmatan lil Alamin! Dan dalam bahasa kebangsaan: Jurnalisme Pancasila!

Alumni (sarjana) FKIS, IKIP Negeri Medan (Universitas Negeri Medan) dan SMA Kristen 2, Medan, ini sempat menjadi guru (pegawai negeri) SMA 3 Pematangsiantar vilial Serbelawan, Sumatera Utara (1977-1981).

Namun, pria yang merasa teduh pada ‘disiplin kebebasan’ dan sudah gemar menulis di koran dan majalah sejak SMA, ini memilih memusatkan pengabdian sebagai jurnalis. Masa mudanya gemar menulis cerita pendek dan novel. Menjadi
wartawan di Harian Sinar Indonesia Baru, Medan, terakhir selain bertugas sebagai penulis tajuk juga menjabat Kepala Biro Redaksi di Jakarta (1981-1992). Pernah pula membantu Majalah Berita Fokus terbitan Jakarta di
Sumatera Utara.

Kemudian, menerbitkan Majalah Horas Indonesia, Jakarta, sebagai Pemimpin Redaksi (1992-1994). Pada waktu yang sama, juga mendirikan PT.CPPI (sebagai Dirut), bergerak di bidang penerbitan, periklanan dan percetakan (1992-2007). Lalu, ikut mendirikan Majalah Berita GARDA dan menjabat sebagai Dewan Redaksi juga menjabat Wakil Pemimpin Perusahaan (1998-2004).

Bertepatan Hari Kebangkitan Nasional, tanggal 20 Mei 2002, meluncurkan Website TokohIndonesia.com. Pada April 2003 menerbitkan Majalah Tokoh Indonesia, yang sejak 2007 diambilalih pengelolaannya oleh PT. Asasira, di mana dia menjabat
Direktur utama. Kemudian pengagum tokoh-tokoh pembawa lentera
pluralisme, toleransi dan perdamaian, ini sejak Juli 2005 menerbitkan Majalah Berita Indonesia (PT Berita Satria Wiratama, yang didirikan bersama Syaykh AS
Panji Gumilang), yang lalu dikelola PT. ASASIRA bekerjasama dengan Yayasan Pesantren Indonesia (Al-Zaytun). Sebuah majalah yang bervisi/motto: Lentera Demokrasi, Toleransi dan Pedamaian.

Telah menulis beberapa buku biografi. Di antaranya Biografi Humaniora Subrata, Berfikir, Berzikir dan Bercinta; Biografi Militer Sutiyoso, The Field Geeneral; dan Biografi Hukum
Romli Atmasasmita, Menegakkan Keadilan di Tengah Kezaliman. Juga tengah merampungkan buku Biografi Kepemimpinan Sutiyoso dan Biografi Humaniora Syaykh
Al-Zaytun AS Panji Gumilang. Juga buku jurnalistik ‘Jadi
wartawan Enakkah?”

Menikah setelah menjalin hubungan enam tahun dengan gadis yang sudah dicintainya sejak SMA, Adur Nursinta Br. Purba, seorang perempuan (boru ni raja) yang amat bangga sebagai ibu rumah tangga. Dikaruniai tiga putera, yang ketiganya alumni Universitas Indonesia: Mangatur L. Paniroy (menikah dengan Dian Gina Rahayu), Christian Natamado (menikah dengan Marlina Simarmata) dan Doan Adikara Pudan. Baru memiliki dua cucu cantik: Asasira dan Sofia.

Sumber: http://www.tokohindonesia.com/biografi/article/286-direktori/2397-jurnalisme-garam-dan-obor-
Copyright © tokohindonesia.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s