Soy Pardede


Nama Lengkap: Soy Pardede

pardedePengalaman:

Ketua Panitia Pembangunan Bible Center Gedung Pusat Alkitab

Staf Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)

Wakil Ketua Komite Pengarah Konferensi KPPU

Kata Ketua Pemilihan Indonesia (1999)

Ketua Komisi Etika Usaha KADIN

Jabatan:

Chairman

Asean Competition Institute

2008 – sekarang

Pendidikan:

Kagawa University

Master of Science (MSc), Monetary and Banking

1961 – 1966

Alamat Kantor

Rumah Maduma Business Group

Manggarai, Jakarta Selatan

Soy adalah seorang entrepreneur. Dia yang dikenal Ketua Panitia Pembangunan Bible Center Gedung Pusat Alkitab. Dalam sebuah peresmian gedung Bible Centre, Soy turut hadir. Dia berharap gedung ini dapat menjadi tempat berkumpulnya seluruh umat untuk lebih memekarkan dan meneguhkan tekad dalam satu pelayanan untuk memuliakan Tuhan.

Selain aktif di bidang keagamaan, Soy pernah menjabat sebagai jajaran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Di KPPU dia cukup vokal menyuarakan aspirasinya. Soy berpendapat pemerintah lupa menindaklanjuti amanat reformasi terkait penguatan kelembagaan KPPU. Karena itu Presiden harus melakukannya dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk memperkuat kelembagaan KPPU.

Soy menambahkan bahwa KPPU seharusnya masuk ke lembaga independen seperti halnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pejabatnya setara dengan pejabat negara. Lalu dia menanggapi wacana penambahan jumlah calon anggota KPPU muncul begitu cepat. Dia menilai pengajuan 33 calon membuka peluang keinginan legislatif. Melalui fit and proper test, sistem penentuan calon menjadi salah kaprah.

Jadi, Presiden seharusnya menentukan dulu orang-orang yang terpilih dari 33 calon anggota itu. Lalu, anggota yang terpilih diusulkan ke DPR untuk sekadar mendapat persetujuan, diterima atau ditolak. Menurut Soy, Presiden sudah mengingatkan bahwa pemilihan itu sangat rawan. Ada saja kompromi kepentingan. Bahkan, bisa terjadi tarik-menarik kepentingan antara pemerintah dan DPR.

Bagi Soy, setelah terlibat di KPPU dia makin mengerti Kebijakan Persaingan yang tepat dimasukkan ke dalam kebijakan industri dan perdagangan. Memahami persaingan usaha menurut Soy, mutlak. “Di seluruh dunia berkembang menuju ekonomi satu pasar, pasar bebas, di mana akan bekerja sama saat bertanding. Karena itu, pemerintah perlu mempersiapkan populasi masing-masing. Penerapan hukum persaingan akan menjadi bagian penting dari persiapan ini,” ujarnya.

“Hukum Persaingan akan berfungsi untuk memperbaiki kegagalan pasar, untuk membuka dan memandu pelaku pasar untuk mengambil bagian dan mengambil kesempatan untuk memanfaatkan peluang. Hukum Persaingan akan berfungsi untuk memandu sistem hukum di banyak Negara negara berkembang khususnya dari sistem hukum kontinental menjadi bahan yang lebih atau substansi pendekatan dari sekedar pendekatan prosedural dan formal.”

Ali-alih Soe menambahkan, kompetisi telah mengubah dunia usaha. Pertumbuhan yang lebih tinggi adalah mungkin di akhir dekade karena inovasi, pengembangan teknologi, dan peningkatan produktivitas, dan faktor-faktor ini sepenuhnya didorong oleh pasar yang kompetitf. “Persaingan namun harus harus dibingkai dengan aturan dan disiplin pasar, yaitu hukum persaingan. Keragaman dalam tingkat pembangunan ekonomi diantara anggota ASEAN negara masih menjadi perhatian. Seperti yang ditunjukkan oleh satu presentasi. Tidak ada satu ukuran cocok untuk semua dalam hal rincian hukum persaingan.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s