Ir Parlin Sianipar MT


parli sianiparCuriculum Vitae

Nama Kecil: Sotarduga Saut Parlindungan Sianipar

Nama Kecil: Ir Parlin Sianipar MT

Tempat/Tgl Lahir: Balige, 17 Juni 1949

Istri:

Rittar boru Silaban

Anak:

  • Delon Ronny Marupa Ulibasa Sianipar, SE, MBT.
  • David Ryan Parasian Sianipar, ST.
  • Widdy Theresia Linar Armelia boru Sianipar.
  • Andrew Yosua Parlinggoman Sianipar, SH.
  • Irene Yufriana Koriani boru Sianipar, Ak.

Cucu: (12 orang cucu)

Nama: Orangtua

Bapak: Kornelius Sianipar. Ibu: Kristina boru Tampubolon.

 

Organisasi:

Ketua Umum Sianipar Jabodetabek (Periode 1998-2001).

Sebagai Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina)

Anggota Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI)

Pendidikan Formal:

 

  1. SD- SMP di Balige, Sumatera Utara
  2. SMA di Bogor, Jawa Barat
  3. Sarjana Teknik Penyehatan, ITB Bandung, tahun 1979
  4. Pendidikan Terakhir: Magister Teknik (MT), ITB Bandung, tahun 1999

 

Pendidikan Non Formal:

 

  1. Lokakarya PenyediaannAir Bersin dan Sanitasi Biaya Network for Water Supply and Waste Water Management – 1989
  2. Short course in design and application of pumps. EBARA corporation – pusat antar universitas ilmu rekayasa ITB – Dep. Teknik MEsin ITB, Sept 1989
  3. Perencanaan Pengembangan Perkotaan Serta Management PDAM
  4. Kursus AMDAL B Angkata VIII, diselenggarakan oleh PPSML UI,1993
  5. Advance Cources Water Supplay Master Plan dari Pusat Pelatihan Bidang teknik Air Bersih dan PLP departemen PU, 1993
  6. Kursus Deteksi Kebocoran Jaringan Pipa Distribusi 1995
  7. Water and Sanitari Engineering

 

 

Penguasaan Bahasa:

  1. Bahasa Indonesia
  2. Bahasa Ibu (bahasa Batak)
  3. Bahasa Inggris (Baik)

 

 

Pengalaman kerja/jabatan:

  1. Februari 2009 – sekarang

Instansi                                               :Satuan Kerja Badan pendukung Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Tenaga Ahli Teknis Air Minum

Uraian Tugas                                     : Membantu BPP SPAM dalam Pelakasanaan Pelatihan Operasional dan Pemeliharaan Unit Produksi dan Unit Distribusi. Menjadi Nara sumber pelaksanaan pelatihan Operasional dan Pemeliharaan Unit Produksi dan unit Distribusi

  1. Februari 2008 – Desember 2008

Instansi                                               :Satuan Kerja Badan pendukung Pengelolaan           Sistem Penyediaan Air Minum, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Tenaga Ahli Teknis Air Minum

Uraian Tugas                                     :Menghimpun data-data yang telah diperoleh dari penyelenggara SPAM. Melaksanakan evaluasi terhadap kondisi teknis masing-masing penyelenggara SPAM. Membantu BPP SPAM dalam melaksanakan kunjungan lapangan. Membantu BPP SPAM dalam melaksanakan konsinyasi yang membahas laporan Pengumpulan Data dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan SPAM. Membuat BPP SPAM dalam melakukan evaluasi kinerja penyelenggaraan SPAM.

 

  1. Februari 2007 – Desember 2007

Instansi                                               :Satuan Kerja Badan pendukung Pengelolaan           Sistem Penyediaan Air Minum, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Tenaga Ahli Teknis Air Minum

Uraian Tugas                                     : Menghimpun data-data yang telah diperoleh dari penyelenggara SPAM. Melaksanakan evaluasi terhadap kondisi teknis masing-masing penyelenggara SPAM. Membantu BPP SPAM dalam melaksanakan kunjungan lapangan. Membantu BPP SPAM dalam melaksanakan konsinyasi yang membahas laporan Pengumpulan Data dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan SPAM. Membuat BPP SPAM dalam melakukan evaluasi kinerja penyelenggaraan SPAM.

 

  1. Tahun 2001 – 2005

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Kepala CPFO, Ditjen Cipta Karya

Uraian Tugas                                     : Memimpin dan melakukan koordinasi dalam melaksanakan kegiatan proyek – proyek yang ada dilingkungan Cipta Karya. Memberikan pengarahan strategi pelaksanaan bidang financial (APBN/Loan) terhadap semua pekerjaan. Membuat RAB dan Kurva proyek. Menyusun document lainnya dalam pelaksanaan kegiatan proyek. Dan Menyusun laporan.

 

  1. Tahun 2001 – 2005

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Fungsional Teknik Penyehatan Tingkat Madya

Uraian Tugas                                     : Memipin dan melakukan koordinasi dalam melaksanakan proyek – proyek yang ada dilingkungan Cipta Karya. Memberikan pengarahan strategis pelaksanaan bidang financial (APBN/Loan) terhadap semua pekerjaan. Menyusun materi dalam rangka meningkatkan produktifitas pegawaian (krideit point). Menyusun laporan.

 

  1. Tahun 2001

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Pimpro PKPS-BBM

Uraian Tugas                                     : Memimpin dan melakukan koordinasi dalam melaksanakan kegiatan pada instansi terkait baik di Pusat maupun di Daerah, Menyusun Harga Satuan kegiatan bersama Tim terkait di masing – masing wilayah, Mengatur mobilisasi personil dan demobilisasi untuk kelancaran pekerjaan. Melakukan jadwal survey lapangan untuk mencari data/informasi yang terkait dengan pekerjaan perencanaan/pelaksanaan proyek. Membuat laporan  Bulanan, dan Tahunan proyek.

 

  1. Tahun 1998 – 2000

Instansi                                               :Diten Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Kasubdit Wilayah Tengah III

Uraian Tugas                                     : Memimpin dan melakukan koordinasi dengan instasi terkait. Memberikan pengarahan strategi pelaksanaan pekerjaan agar dicapai kerja yang maksimal. Mengatur mobilisasi personil dan demobilisasi untuk melancarkan pekerjaan. Bersama tim menyusun anggaran dan melaksanakan rapat kerja baik tingkat pusat/daerah maupun sektoral.

 

  1. Tahun 1997 – 1998

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Pimpro Penataan Kota BTPP

Uraian Tugas                                     :Memimpin dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Memberikan pengarahan strategi pelaksanaan pekerjaan agar dicapai kerja yang maksimal. Mengatur mobilisasi personil dan demobilisasi untuk kelancaran pekerjaan. Bersama tim menyusun anggaran dan melaksanakan rapat kerja baik tingkat pusat/daerah maupun sektoral.

 

  1. Tahun 1994 – 1997

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Kasie Wilayah Tengah II, BTPP

Uraian Tugas                                     : Membantu ATLAS dalam melaksanakan kegiatan (sektoral/fungsional). Mengumpulkan dan menganalisa data dan informasi yang terkait dengan aspek managerial sebagai bahan penyusunan kajian dan laporan. Menyusun materi perencanaan dalam penyusunan laporan. Mengevaluasi kajian aspek kinerja dalam menyusun bentuk laporan. Bertanggung jawab mengkoordinir seluruh tahapan pekerjaan.

 

  1. Tahun 1992 – 1994

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Kasubag. Adm Teknik, DAB

Uraian Tugas                                     : Memimpin dan melakukan koordinasi lintas sektoral dan menyusun rencana kerja pada satuan kerja dimasing-masing subdit. Memberikan pengarahan strategi pelaksanaan pekerjaan agar dicapai kerja yang maksimal. Mengatur mobilisasi personil dan demobilisasi untuk kelancaran pekrjaan. Mengumpulkan dan menganalisa data dan informasi sebagai bahan penyusunan kajian dan laporan. Bertanggung jawab atas seluruh pelaksanaan pekerjaan.

 

  1. Tahun 1989 – 1992

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Kasie Wilayah I, Wil Timur, DAB

Uraian Tugas                                     : Membuat ATLAS dalam melakukan kegiatan (Sektoral / Fungsional). Mengumpulkan dan menganalisa data dan informasi yang berkaitan dengan aspek managerial sebagai bahanbahan penyusunan kajian dan laporan. Menyusun materi perencanaan dalam penyusunan laporan. Mengevaluasi kajian aspek kinerja dalam menyusun bentuk laporan. Bertanggung jawab mengkoordinir seluruh tahapan pekerjaan.

 

  1. Tahun 1982 – 1984

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jakarta

Jabatan                                               :Pimpro PLP, Provinsi Jambi

Uraian Tugas                                     : Mengumpulkan dan menganalisa data dan informasi yang berkaitan dengan aspek lingkungan sebagai bahan penyusunan kajian dan laporan indetifikasi lingkungan. Membuat perencanaan dan perhitungan jaringan pipa transmisi dan pipa distribusi berdasarkan topografi wilayah studi. Mengevaluasi kajian aspek lingkungan dalam perencanaan DED IPAL dan menyusunnya delam bentuk laporan kajian lingkungan. Bertanggung jawab mengkoordinir seluruh tahapan pekerjaan.

 

  1. Tahun 1979 -1986

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jambi

Jabatan                                               :Kepala Proyek PDAM Provinsi Jambi

Uraian Tugas                                     : Memberikan perngarahan strategis pelaksanaan kepada team agar dicapai kerja yang maksimal. Mengatur mobilisasi personil dan demobilisasi untuk kelancaran pekerjaan. Mengumpulkan data primer dan sekunder mengenai pencapaian pelaksanaan penyediaan sarana dan prasarana air bersih. Melakukan survey lapangan guna mendapatkan data yang lebih lengkap khususnya menajemen institusi pengelolaan. Menganalisa kinerja institusi pengelolaan air bersih. Menyusun formulasi strategi dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

 

  1. Tahun 1979 – 1987

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jambi

Jabatan                                               :Direktur Utama PDAM Provinsi Jambi

Uraian Tugas                                     : Memimpin dan melakukan koordinasi di antara semua anggota tim inti dan fasilitator serta tenaga penunjang yang akan terlibat dalam pekerjaan ini. Memberikan pengarahan strategi pelaksanaan pekerjaan kepada team agar dicapai kerja yang maksimal. Mengatur mobilisasi personil dan demobilisasi untuk kelancaran pekerjaan. Survey lapangan guna memperoleh data mengenai prasarana air bersih yang telah dibangun. Menganalisa dan mengevaluasi data hasil survey mengenai prasarana air bersih. Menyiapkan pedman, standar maupun manual yang berkaitan dengan teknik meliputi ; kebutuhan sumber air baku, intalasi jaringan pipa transmisi  dan pipa distribusi serta kebutuhan perpompaan. Menyusun laporan pekerjaan

 

  1. Tahun 1979-1986

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jambi

Jabatan                                               :Direktur Teknik  PDAM Provinsi Jambi

Uraian Tugas                                     : Survey lapangan pada bangunan yang sudah dilaksanakan. Mengumpulkan data-data dari hasil studi literature dan pengamatan lapangan dari segi teknis dan non teknis. Menganalisa dan mengevaluasi data untuk pengembangan sarana yang sudah dibangun. Memimpin dan melakukan koordinasi di antara tenaga ahli serta semua anggota tim inti dan fasilitator serta tenaga penunjang yang akan terlibat dalam pekerjaan ini. Memberikan pengarahan strategi pelaksanaan pekerjaan kepada team agar dicapai kerja yang maksimal. Mengatur mobilisasi personil dan demobilisasi untuk kelancaran pekerjaan.

 

  1. Tahun 1979 – 1984

Instansi                                               :Ditjen Cipta Karya, Dep. PU.

Tempat                                               :DKI. Jambi

Jabatan                                               :Pimpro Air Bersih Provinsi Jambi

Uraian Tugas                                     : Memimpin dan melakukan koordinasi di antara ahli serta semua anggota tim inti dan fasilitator serta Tenaha penunjang yang akan terlibat dalam pekerjaan ini. Memberikan pengarahaan strategi pelaksanaan pekerjaan kepada team agar dicapai kerja yang maksimal. Mengatur mobilisasi personil dan demobilisasi untuk kelancaran pekerjaan. Melakukan strudi dan anlisa terhadap buku-buku literature yang ada. Melakukan kunjungan lapangan guna mendapatkan data-data mengenai pengelolaan air minum yang ada. Melakukan kajian teknis terhadap pelayanan air minum yang dilaksanakan. Menyusun hasil studi dan kajian terhadap pelayanan air minum selama ini. Bertanggung jawab dalam penyusunan semua laporan pekerjaan.

Belajar Filosofi Air

Pikiran Tuhan berbeda dengan pikiran manusia. Tak pernah terbayangkan sebelumnya, tetapi inilah kenyataan. Umur 29 Tahun saya sudah menjadi Direktur PDAM Jambi. PDAM atau Perusahaan Daerah Air Minum. Sudah kepalang basah, setitik kenangan datang menyeruak pada benak di pagi itu. Hari yang tak biasa. Pagi itu saya berangkat kerja diantar sopir. Lengkap dengan semua fasilitas yang disediakan bagi seorang pemimpin, direktur seperti saya. Sejuknya udara Jambi pagi itu membuat perasaan berkecumbah. Di tengah angin pagi berhembus semilir angin menghapiri, membawa kenangan masa lalu di desa Sianipar Balige. Sesampainya di kantor, pagi itu, saya hanya berputar-putar dalam di ruang gempal. Seperti orang linglung rasanya saat itu. Berputar-putar di dalam kantor tanpa ada juntrungannya.

Mengapa? Bagi saya, terasa tak masuk akal orang yang belum berbuat apa-apa sudah diberikan jabatan, dengan tanggung jawab yang begitu luas dan besar. Hari itu, hari pertama saya baru masuk kerja sebagai jabatan Direktur Utama PDAM Kota Jambi. Walau sebelumnya, ketika masih di Jakarta beberapa kali saya ditugaskan ke wilayah ini. Walau sebenarnya beberapa kali saya datang ke kota ini diutus melihat proyek air minum yang bekerjasama dengan Bank Dunia. Namun, sekarang suasananya berbeda. Kini menjadi pemimpin yang diberikan otoritas Pemimpin Proyek (Pimpro) sekaligus Direktur Utama PDAM Kota Jambi. Bukan hanya sebagai direktur utama itu sebenarnya. Saya mendapat penugasan dengan empat SK. Dua SK dari Kementerian PU. Satu SK untuk penugasan sebagai Pimpro Air Minum se-Provinsi Jambi. SK kedua ditugasakan sebagai Pimpro PLP se Provinsi Jambi. Lalu, ketika berrtugas di Jambi oleh walikota mengatakan tidak ada orang saat itu yang otoritatif menjadi Direktur Utama PDAM Kota Jambi, maka oleh walikota kemudian mengeluarkan SK menetapkan saya sebagai Direktur Utama PDAM Kota Jambi. Lucunya, karena tidak ada direktur teknik saya juga merangkap menjadi direktur teknik. Lalu SK keempat dari Dirjen Cipta Karya dibawah Kementerian PU memberi SK sebagai Pimpro Air Minum PDAM yang bekerjasama dengan Bank Dunia. Artinya, saya punya tiga kantor berbeda, dengan otoritas berbeda.

Haru bercampur aduk. Rasa senang bercampur cemas. Hari itu, praktis saya tidak berbuat apa-apa di ruang direktur. Kantor yang dilengkapi penyejuk ruangan dan fasilitas kantor yang mewah. Tak berbuat apa-apa, yang terlintas hari itu di pikiran hanya mengawang tentang pengangkatan saya sebagai direktur. Perasaan saya, begitu cepat naik kariernya di perusahaan air minum, PDAM Jambi. Seperti perasaan bermimpi, merasa ini semua hanya mimpi–mengelayut dalam pikiran. Beberapa kali raut daging wajah saya cubit, entah mimpikah ini semua? “Perasaan saya, baru kemarin saya bekerja menata karier di Jakarta. Sekarang sudah dipercayakan memimpin pekerjaan lebih besar, dengan pangkat pejabat yang punya otoritas di satu kota. Jabatan yang prestisi di umur seorang yang belum genap 30 tahun.”

Pagi itu. Terasa sungguh menyenangkan, namun sekaligus mengharu biru, karena datang kenangan masa lalu melayang tiba-tiba. Setitik kenangan yang datang tak hanya bersama jabatan baru itu, hadir juga meronai kenangan yang ringkih di kampung semasa kecil, mengalami pahit getirnya kehidupan. Terbayang terus memori kelam pengalaman hidup yang saya lalui. Kenangan yang tak akan pernah saya lupakan selamanya. Saya tahu bagaimana pahit getirnya hidup di kampung, dulu. Makan saja susah. Air saja susah. Sekolah saja susah. Setitik kenangan itu perlahan melebar kembali, menjadi terang dan jelas seperti ketika saya membuka mata. Di lamunan itu, walau duduk di tempat duduk yang empuk terasa berkecumba. “Saya sadar ini semua tangan tak terlihat, berkat dan anugerah Tuhan semata. Saya sangat percaya mukzijat Tuhan. Tuhanlah yang memberikan ini semuanya. Bukan karena kuat dan gagah bisa menggapai jabatan ini.” Setitik kenangan yang menjelma menjadi nostalgia, mengingati-ingat masa-masa di bona pasogit Sianipar Balige.

Menjelajah kenangan masa lalu bagaikan membuka lembar-lembar buku yang sudah lapuk, uzur dimakan rayap dan banyak debu yang menempel. Semakin saya membukanya, semakin banyak rasa syukur yang bisa diucapkan keharipan-Nya. Perjalanan dari lembaran hidup itu, semakin memberikan peneguhan akan karya Tuhan terhadap seorang insan seperti saya. Bak kupu-kupu, datang ke kantor pertama kali, dengan kepakan sayap kupu-kupu.  Ada rasa tak terkatakan. Ada hentakan. Ada gelora yang bersemayam di dalam kalbu. Mata terpejam. Merenung bahwa Tuhan mengubah hidup saya luar biasa. Hal ini kemudian membawa pada kesimpulan renungan itu “semua karena anugerah kebaikan Tuhan.”

Hari itu. Tak memberikan sedikit pun ruang, perhatian untuk mengerjakan pekerjaan tugas hari harian. Yang ada hanya waktu merenung, menyadari ini adalah kasih karunia, anugerah terbesar dari Tuhan pada saya, dan keluarga.” Jujur saja, saya merasa tidak tahu apa yang mestinya saya kerjakan dan lakukan. Bukan hanya hari itu, sepertinya besok juga tidak menemukan setitik hal yang hendak dilakukan. Mengapa saya bilang tidak tahu? Sejak dulu saya selalu menghubungkan diri dengan suasana rasa yang selalu kritis. Pertanyaan itu bagaimana saya memimpin karyawan? Sebab, saya pikir, saya sendiri pun belum berpengalaman bekerja di perusahaan air minum milik Negara ini? Lalu, bagaimana jika saya tidak berhasil? Yang kembali mengerocor dalam benak adalah kalau saya tidak berhasil–pimpinan di Jakarta akan kecewa. Dan pertanyaan-pertanyaan yang lain selalu menyengat.

Saya hanya berserah kepada Tuhan saja, meminta bimbingan tangan-Nya. Tak berbuat hari itu, sebab saya sadar tidak punya pengalaman apa-apa memimpin. Karier pun sebenarnya, seperti meteor, bukan seperti melangkah di anak tangga, tetapi seperti naik esvator menjulang dengan cepat. Alih-alih, sudah kepalang diangkat menjabat pemimpin proyek air minum PDAM Jambi. Mau-tidak-mau kepakan sayap mesti dikepakkan. Saya harus tunjukkan prestasi dan membuktikan bahwa saya memang layak menduduki amanah untuk mengelola air minum yang layak bagi Kota Jambi. Kota yang dikenal sebagai Rumah Batu Olak, genang kenangan rumah kesultanan raja Jambi yang berdekatan di aliran Sungai Batanghari.

Di buaian hayalan itu, sejenak raut wajah ibu dan bapak hadir seketika. Bapak tiada, ibu pun sudah wafat. “Seandainya mereka masih ada. Sudah pasti mereka tersenyum gembira akan jabatan yang disandang anaknya.” Lalu, terbayang mereka masih hidup. Saya merasakan alangkah bahagianya juga mereka. Anak mereka, Sotardugar sudah menapaki kariernya. Tetapi itu hanya imaji dalam bayang-bayang pikiran yang mengelayut pada masa lalu. “Sekiranya mereka masih hidup, saya akan ajak mereka merayakan sembari mengucapkan syukur dengan menggelar partangiangan. Saya akan katakan ibu dan bapak sudah bekerja ekstra keras untuk kami anak-anaknya. Sekarang kebaikan dan kerja keras kalian sudah berbuah. Anakmu sekarang sudah mendapat hasilnya.” Inilah kehidupan tidak bisa ditebak. Sebab tidak pernah membayangkan impian karier di atas. Karena menurut saya tidak mungkin!

Masa lalu saya hanya seorang anak desa. Saya ingat saat masih di kampung, di saat orang lain tertidur pulas, saya dan ibu sudah berada di sawah untuk mandabu aek, mengaliri air ke sawah. Beruntung saya lahir dari rahim ibu dibesarkan dari keluarga yang menggantungkan hidup pada Tuhan. Ibu yang membuat saya dilecut keadaan. Agar terus dan terus bersekolah. Meskipun waktu itu, saya sering mendapat kesusahan untuk membayar uang sekolah. Bagi saya, ibu adalah sosok perempuan hebat. Terbaik di seluruh jagat raya ini. Ibu tak pernah membentak apalagi memukul. Ibu, pula yang menguatkan hati saya ketika saya menghadapi keruwetan hidup. Ketika tak kunjung menyelesaikan kuliah. “Kamu harus tabah. Berjuanglah terus. Harus berusaha sembari tahu akhal, dan jangan putus asah. Andalkan Tuhan dalam hidupmu,” ujar ibu, saya ingat. Bagi saya, berkat ibulah saya bisa merasakan jabatan ini sekarang.

Bagi saya, keberhasilan tak akan datang bagi mereka yang hanya menunggu, tak berbuat apa-apa mencari jawaban. Keberhasilan datang bagi mereka yang selalu berusaha mewujudkan mimpinya, menemukan jawabannya. Tak terasa waktu bergulir terus. Hari sudah menjadi sore. Matahari sudah terbenam di upuk timur. Para staf dan karyawan sudah pada pulang. Sesaat lagi saya hanya merenung, dan harus memutuskan buaian imaji yang terus memberikan layar lebar dalam pikiran. Pertanyaan-pertanyaan tadi pun belum mendapat jawaban. Hanya terbesit dalam pikiran, bahwa alam semesta—bimasakti punya caranya sendiri untuk menjalankan ritmenya. Saya tidak mau disandera masa lalu, menjadi perintang dalam meretas masa depan. Saya kemudian tersadar dengan jelas memahami, bahwa kemarin berakhir semalam, bahwa hari ini adalah hari baru. Dan itu milik saya. Saya sadar diberikan Tuhan cakrawala berpikir untuk menjadi manusia besyukur. Bagi saya, ini bukan pengalaman picisan yang membuat dijebak hayalan. Masa lalu harus bisa menjadi alarm agar membuat diri menyadari siapa diri. Hal yang paling sulit memang mengalahkan diri sendiri. Termasuk percaya diri! Percaya diri berlebihan itu juga bisa merasuk, membawa kesalahan. Lalu, sadar akan tanggung jwab sebagai direktur, itulah yang tak habis pikir. Lalu saya teringat kata-kata “selama saya yakin, tak ada yang tak mungkin.  Saya lebih hebat dari yang saya pikirkan.” Kini, masa depan sudah di peluk mata, saya harus terus mensiasati untuk menemukan rahasia dan rencana Tuhan dalam hidup. Sebagai makhluk berpikir kita diberikan cara untuk belajar. Betapa besar kasih Tuhan membetuk saya. Merekah, jejak perjalanan hidup; seperti tanah liat dibentuk menjadi bejana di tangan-Nya. ditulis, Hotman J. Lumban Gaol

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s