Lasro Marbun


Lasro MarbunWakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012–2017 Basuki Tjahaja Purnama terkenal galak dan kritis terhadap bawahan. Tetapi, kepada Lasro Marbun, Basuki yang akrab disapa Ahok itu, tak sungkan mengobral pujian. Lasro Marbun diangkat menjadi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta pada Februari 2014. Sebelum itu, Lasro adalah kepala bagian Organisasi dan Tata Laksana. Wakil Gubebernur Ahok menganggap Lasro adalah orang yang tepat untuk memimpin Dinas Pendidikan DKI, karena dinilai mumpuni dalam organisasi dan tata laksana sehingga diharapkan Lasro akan menyusun struktur pendidikan yang baik dan efisien.

“Dia jagonya nyusun (menempatkan) orang,” kata Ahok, Kamis (13/2/2014).
Pengangkatan Lasro sempat dikritik karena latar belakang pendidikannya dari fakultas hukum, bukan sarjana pendidikan. Tetapi kritik itu dimentahkan Ahok. Menurutnya, guru pun belum pasti beres dalam mengurusi pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan tidak harus bisa mengajar. Gubernur DKI Jakarta Joko ‘Jokowi’ Widodo telah melantik Lasro Marbun sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta yang baru, pada Rabu (12/2). Lasro, yang semula menjabat sebagai kepala biro organisasi dan tata laksana (kabiro ortala), menggantikan posisi Taufik Yudi Mulyanto.

Lasro sendiri sebenarnya tidak memiliki latar belakang dunia pendidikan. Dia memiliki latar belakang sarjana hukum. Meski demikian, saat dihubungi Republika, dia mengaku siap mengemban amanah sebagai kepala dinas pendidikan. “Saya memang tidak bergerak di dunia pendidikan. Tapi kan saya juga mengajar, saya dosen. Saya juga pernah jadi murid dan mahasiswa. Jadi ya pasti punya format pendidikan,” kata Lasro, Kamis (13/2).

Lasro mengatakan, jabatan barunya sebagai kepala dinas ini naik setengah tingkat dibanding jabatan sebelumnya. Saat menjabat sebagai kabiro ortala, tingkatannya adalah eselon IIB. Sementara kepala dinas tingkatannya eselon IIA. Sebagai kepala dinas pendidikan yang baru, katanya, dia akan memaksimalkan anggaran yang sangat besar di Dinas Pendidikan agar lebih tepat sasaran dan akuntabel. Sehingga, bisa meningkatkan mutu pendidikan.

Lasro juga mengatakan, di bawah kepemimpinannya, ia ingin membuat Dinas Pendidikan semakin berorientasi pada publik, dalam hal ini yaitu murid dan orang tua murid. Indikator pelayanan publik yang makin membaik, bisa terlihat dari prestasi yang makin meningkat. “Selain itu mengenai Kurikulum 2013. Kita akan pelajari sejauh mana kita bisa berperan untuk percepatan penerapan kurikulum ini,” ujarnya.

 

Iklan

1 Comment

  1. Ping balik: Lasro Marbun | JARINGH3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s